Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Tanggapi Hasil Survei, BPN Berharap Ada Gol Bunuh Diri

Melalusa Susthira K
04/4/2019 07:00
Tanggapi Hasil Survei, BPN Berharap Ada Gol Bunuh Diri
Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan(ANTARA/Muhammad Adimaja)

MENANGGAPI hasil survei yang dirilis lembaga survei Indikator Politik Indonesia, Rabu (3/4), yang menunjukkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf unggul dengan besaran total 55.4%. anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan 02 Prabowo-Sandiaga Uno, Hinca Panjaitan, menyebut hasil tersebut bukanlah hasil akhir.

Ia kemudian berharap ada peristiwa atau kejadian di detik-detik terakhir pemungutan suara yang akan menguntungkan kubu BPN, yang ia analogikan dengan gol bunuh diri dalam pertandingan sepak bola.

"Dalam sepak bola, meski lawan sudah unggul, itu jangan pernah kau anggap pertandingan sudah berakhir sebelum peluit akhir ditiupkan. Di detik-detik terakhir selalu saja ada yang kita sebut gol bunuh diri, " terang Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat.

Gol bunuh diri itu dipersepsikan dengan kesalahan-kesalahan yang terjadi, yang dapat mempengaruhi pemilih untuk pindah atau mengubah pilihannya.

Baca juga: Bantah Pernyataan Prabowo, Wiranto : ABS Bukan Budaya TNI

Hinca lantas mendasarkan pada indikator swing dan undecided voters dalam menentukan 2 minggu ke depan menjelang Pemilu pada 17 April 2019.

Menanggapi harapan BPN akan adanya gol bunuh diri di kubu TKN selama dua minggu ke depan, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Johnny G Plate mengaku optimistis mampu menghalaunya karena pihaknya mengikuti mekanisme aturan politik secara santun.

Sebaliknya ia justru menuding BPN-lah yang akan mengalami gol bunuh diri.

"Yang pasti, segala usaha untuk membuat kami bunuh diri, gol bunuh diri, sampai hari ini kan gagal itu, karena kami tetap menjaga cara berpolitik yang santun. Itu yang memungkinkan ada gol bunuh diri justru di sebelah, selama ini kan gol bunuh diri terus yang dilakukan," tegas Johnny. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya