Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PDI Perjuangan dan Partai Gerindra diperkirakan tetap menjadi parpol yang paling mendapat untung dalam pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang. Sejumlah hasil survei memprediksi kedua partai akan mendapatkan efek elektoral paling besar (coattail effects) sebagai partai utama pengusung calon presiden.
Hal itu terungkap dari dua survei terkini yang dilakukan Charta Politika dan Vox Populi Center dalam paparannya di Jakarta, kemarin.
Hasil survei Charta Politika memperkirakan PDIP mendapatkan 24,8% suara dan Gerindra mendapat 15,7% dalam pemilu legislatif. Adapun survei Vox Populi Research Center menunjukkan PDIP sebagai pengusung capres Jokowi meraih elektabilitas 26,8% dan diikuti Gerindra yang mengusung Prabowo dengan 15,1%.
"PDIP dan Gerindra teratas karena mendapat efek dari figur Jokowi dan Prabowo," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya di Jakarta, kemarin.
Hal senada dikatakan Direktur Riset Vox Populi, Dika Moehamad, yang menyebutkan PDIP diuntungkan dengan kinerja Jokowi selama empat tahun terakhir.
"Jokowi dianggap memberikan bukti atas janji kampanye Pemilu 2014. Ini dibuktikan dengan tingginya tingkat kepuasan publik dengan kinerja Jokowi yang mencapai 71,3%," ujarnya.
Partai yang lolos
Pada kesempatan itu, Yunarto menyebutkan setidaknya ada delapan hingga sembilan parpol yang lolos parliamentary threshold pada Pemilu 2019 mendatang. Selain PDIP dan Gerindra, 6-7 parpol bakal menyusul ke Senayan yaitu Golkar 9,8%, PKB 7,2%, Demokrat 5,1%, NasDem 4,9%, PKS 4,1%, PPP 3,6%, dan PAN 3,2%.
Hal tersebut menunjukkan ada tujuh partai yang meraih suara di atas 4% atau ambang batas lolos ke parlemen. Namun, menurut Yunarto, jumlah partai yang lolos bisa bertambah karena angka undecided voters 17,1%.
Parpol baru seperti Garuda dan Berkarya bahkan tidak mencapai 1%. "Sedangkan parpol lama seperti PKPI dan Hanura diperkirakan hanya mendapatkan nol koma," ujarnya.
Sementara itu, menurut Vox Populi, partai yang akan lolos ke Senayan ialah Golkar dengan elektabilitas 10,2%, PKB (7,1%), Demokrat (5,3%), dan NasDem (4,3%), disusul PAN (3,9%), PSI (3,7%), PKS (3,4%), dan PPP (2,9%). Berikutnya ialah Perindo (1,8%), Hanura (1,1%), dan sisanya nol koma dengan 12,4% yang belum memutuskan pilihan.
"Parpol lain yang tidak punya representasi dalam pasangan calon tampaknya mengalami dilema menghadapi pemilu serentak," kata Dika.
Survei Charta Politika dilaksanakan pada 1-9 Maret 2019 dengan metode wawancara tatap muka pada 2.000 responden di 34 provinsi. Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan margin of error 2,19% dan tingkat kepercayaan 95%.
Adapun survei Vox Populi Research Center dilakukan pada 5-15 Maret 2019 dengan menggunakan metode kuantitatif. Jumlah responden yang diambil sebanyak 1.200 orang, yang dipilih secara acak bertingkat mewakili seluruh provinsi. Margin of error 2,9% dan pada tingkat kepercayaan 95%. (Medcom/P-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved