Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Paslon 01 Himpun Dana Kampanye Rp130 Miliar

Insi Nantika Jelita
06/3/2019 09:05
Paslon 01 Himpun Dana Kampanye Rp130 Miliar
Wakil Bendahara Umum TKN, Juliari P Batubara (tengah), didampingi anggota Tim Bendahara TKN, Syafrizal (kiri) dan Ino Winata, menyampaikan laporan penerimaan dana kampanye Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, ke(MI/BARY FATHAHILAH)

TIM Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin menyampaikan keterbukaan terkait dengan dana kampanye untuk Pilpres 2019. Wakil Bendahara Umum TKN, Juliari P Batubara, menyebutkan, sejak mendeklarasikan diri hingga 28 Februari 2019, paslon nomor urut 01 menerima dana Rp87,095 miliar.

"Total penerimaan keseluruhan mencapai Rp130,452 miliar," ungkapnya di Posko Cemara, Jakarta, kemarin.

Disebutkan, penerimaan Rp87,095 miliar berdasarkan penerimaan dan pengeluaran dari Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK) TKN di Bank BRI. Disebutkan, dari total penerimaan dana Rp87,095 miliar, sumbangan terbesar berasal dari 18 badan usaha nonpemerintah Rp48,249 miliar. Ada juga penerimaan dana kampanye 01 dari partai pengusung, "Yakni PDIP, NasDem, Perindo, sebesar Rp27 miliar," jelasnya.

Lebih lanjut Juliari menyebutkan pihaknya menerima dana dari 200 perseorang-an sebesar Rp11,793 miliar dan lain-lain (bunga bank) Rp44,957 juta. Penerimaan lainnya berupa barang, yaitu mengenai alat peraga dan lainnya dengan total Rp11,713 miliar.

Perrinciannya, sumbang-an berupa barang senilai Rp11,713 miliar berasal dari tiga partai politik sebesar Rp4,932 miliar, perseorang-an Rp24 juta, dan kelompok Rp6,756 miliar. Adapun untuk jasa, TKN menerima sumbangan senilai Rp31,643 miliar yang berasal dari parpol Rp478,245 juta dan kelompok Rp31,165 miliar.

Untuk pengeluaran, TKN Jokowi-Amin sudah mengeluarkan dana hingga Rp116,24 miliar, yang terdiri atas pengeluaran dana tunai untuk membiayai operasional dan modal Rp72,890 miliar, barang Rp11,713 miliar, dan jasa Rp31,643 miliar. "Dengan demikian, total saldo yang tersimpan dalam RKDK TKN Jokowi-Amin tersisa Rp14,204 miliar."

Sebelumnya, TKN Jokowi-Amin mengumumkan secara terbuka rekening dana khusus yang bisa disalurkan dengan syarat maksimal sumbangan tiap individu Rp2,5 miliar dan korporasi sebanyak Rp25 miliar.

Dana kampanye 02

Di lain pihak, Bendahara Umum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Thomas Djiwandono, menyebutkan, hingga Februari 2019, total penerimaan dana kampanye pasangan capres-cawapres nomor urut 02 itu mencapai Rp134 miliar.

Data BPN menyebutkan penerimaan dana kampanye terbesar paslon 02 berasal dari sumbangan Sandiaga sebesar Rp95,4 miliar dan Prabowo sebanyak Rp36,4 miliar.

Selain itu, ada pula sumbangan perorangan sebesar Rp386.654.500 dan sumbang-an kelompok atau komunitas sebesar Rp478.741.010.

Menurut Thomas, jumlah tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Disebutkan dari Rp134 miliar dana terkumpul, saat ini sudah terpakai Rp116,8 miliar. Pengeluaran itu digunakan untuk pengeluaran kegiatan operasional Rp114 miliar dan modal Rp2,5 miliar.

"Saya rasa sangat terkait dan terkoordinasi dengan kegiatan-kegiatan paslon di lapangan," katanya.

Sebelumnya cawapres Sandiaga Uno menyebutkan besarnya dana yang terkumpul tersebut sebagai refleksi animo masyarakat untuk berpartisipasi dalam perjuangan Prabowo-Sandi. Gejala tersebut terlihat di setiap titik kunjungan yang mereka datangi.

"Di Sukoharjo, Tegal, Brebes, ada seorang anak muda yang memberi sumbangan dari hasil tabungannya. Belum lagi di wilayah lain. Sumbangan masyarakat tak hanya berbentuk uang, tapi juga urunan untuk membiayai kegiatan bersama paslon," tukasnya. (Faj/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya