Rabu 23 Januari 2019, 11:35 WIB

Kalapas Gunung Sindur Tunggu Konfirmasi Soal Pembebasan Baasyir

Kalapas Gunung Sindur Tunggu Konfirmasi Soal Pembebasan Baasyir

ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

 

KEPALA Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Gunung Sindur Kabupaten Bogor, Jawa Barat Sopiana menyatakan masih menunggu konfirmasi pimpinan terkait pembebasan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir.

"Pembebasan Abu Bakar Baasyir itu saya masih menunggu konfirmasi pimpinan," kata Sopiana kepada awak media di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Rabu (23/1).

Ketika ditanya perihal kabar hari ini, Rabu (23/1), Abu Bakar Baaysir bebas dari Lapas Gunung Sindur, Sopiana belum bisa memastikannya.

Meski begitu pihak keluarga terpidana kasus terorisme tersebut sudah mengunjungi Lapas Gunung Sindur.

"Hanya keluarganya saja yang berkunjung ke Lapas," ucapnya.

Baca juga: Keluarga Masih Berharap Baasyir Dibebaskan

Dari pantauan di lokasi, awak media masih menunggu di area depan gerbang Lapas Gunung Sindur karena, tidak boleh memasuki area Lapas tersebut.

Sebelumnya, Kuasa hukum pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-KH Ma`ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan pembebasan Abu Bakar Baasyir mendapat persetujuan dari Presiden Joko Widodo, Menteri Hukum dan HAM, serta Kapolri.

"Ustaz Abu Bakar adalah seorang ulama yang harus dihormati dan kebebasan beliau perintah dari Presiden Joko Widodo atas nama kemanusiaan karena kondisinya sudah uzur dan keadaannya sedang sakit yang memerlukan perhatian dari keluarga," kata Yusril di Lapas Gunung Sindur, Jumat (18/1).

Yusril memastikan narapidana teroris Abu Bakar Baasyir bebas usai mengurus administrasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Upaya pembebasan Abu Bakar dari Lapas sudah dilakukan Yusril sejak Desember 2018, namun tidak ada hasilnya karena kendala peraturan dan persyaratan. (OL-2)

Baca Juga

Dok MI/ROMMY PUJIANTO

Amnesty Internasional Minta Tim Gabungan Pencari Fakta Usut Tragedi Kanjuruhan

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 22:33 WIB
Usman menegaskan bahwa Tragedi Kanjuruhan yang terjadi harus diinvestigasi, karena telah melanggar Kode Etik...
ANTARA

Polri Sebut Pelimpahan Tahap II Ferdy Sambo dkk pada Rabu

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 22:18 WIB
Kapolri menyebutkan pelimpahan dilakukan pekan depan dengan waktu pelimpahan antara hari Senin (3/10) atau Rabu (5/10) di Bareskrim...
ANTARA/Ari Bowo Sucipto

Polri akan Dalami Penggunaan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan

👤Bagus Suryo 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 21:23 WIB
Petugas menggunakan gas air mata untuk membubarkan kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan usai laga antara Arema FC dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya