Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi II DPR RI Yandri Susanto berharap debat calon presiden dan wakil presiden bisa berlangsung cair, tidak kaku dan monoton.
Ia berharap dalam debat tersebut dapat muncul gagasan-gagasan kedua pasangan calon dengan gamblang ke masyarakat.
"Saya berharap debat nantinya agak dilonggarkan, agar mereka meng-explore gagasan-gagasan hebat dari paslon untuk disampaikan kepada seluruh rakyat Indonesia," ujar Yandri, dalam keterangannya, Kamis, (10/1).
Dengan suasana debat yang tidak monoton. Yandri ingin masyarakat mendapatkan informasi yang benar dari diri pasangan capres dan cawapres yang akan dipilih di bilik suara nanti.
Baca juga: KPU Siapkan Layar Lebar untuk Nobar Debat
Yandri menjelaskan, debat merupakan salah satu metode kampanye yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu yang diselenggarakan oleh KPU dan disiarkan langsung secara nasional.
KPU telah menjadwalkan debat capres dan cawapres dilakukan sebanyak lima kali. Adapun debat perdana akan dilaksanakan pada 17 Januari 2019 dengan mengangkat tema Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), Korupsi, serta Terorisme.
KPU dan tim kampanye masing-masing pasangan menyepakati enam panelis yang akan memimpin debat perdana. Enam nama tersebut adalah Prof. Hikmahanto Juwana (Guru Besar Hukum UI), Prof. Bagir Manan (Mantan Ketua MA), Ahmad Taufan Damanik (Ketua Komnas HAM), Bivitri Susanti (Ahli Tata Negara), Margarito Kamis (Ahli Tata Negara), dan Agus Rahardjo (Ketua KPK). (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved