Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Setya dan Riza Bicarakan Bagi-bagi Uang di Pemilu 2014

Damar Iradat
03/12/2015 00:00
Setya dan Riza Bicarakan Bagi-bagi Uang di Pemilu 2014
(MI/ROMMY PUJIANTO)
Ketua DPR Setya Novanto dan Pengusaha minyak Muhammad Riza Chalid berbicara soal bagi-bagi uang. Tak hanya untuk mereka berdua, nama Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ikut terseret.

Isu soal bagi-bagi uang itu terdapat dalam rekaman percakapan yang diperdengarkan dalam sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/2015) kemarin. Percakapan tersebut melibatkan Setya Novanto, Riza Chalid, dan Maroef Sjamsoeddin.

Pada awal percakapan soal bagi-bagi duit tersebut, Riza sempat menyinggung perihal dirinya yang mulai sulit mendatangi markas Koalisi Merah Putih (KMP) di Polonia pasca Pemilu 2014. Sementara Setya mengeluhkan bagaimana uangnya keluar sebanyak Rp500 miliar dalam Pemilu Presiden 2014 lalu.

Reza berpendapat, seharusnya duit tersebut dibagi ke dua pasangan capres, Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta.

"Padahal duit kalau kita bagi dua pak, hepi Pak. Rp250 miliar ke Jokowi-JK, Rp250 miliar ke Prabowo-Hatta, kita duduk aja. Ke Singapura, main golf, aman," kata Riza.

Berikut adalah petikan transkrip pembicaraan antara SN (Setya Novanto), MR (Muhammad Riza Chalid), MS (Maroef Sjamsoeddin)yang membahas soal bagi-bagi uang tersebut:

MR: Saya sama Pak Marciano. Aduh Pak Riza, jangan muncul, jangan muncul kata saya. Biarkan dia bantu Prabowo tapi jangan muncul. Pak, saya gak muncul susah Pak. Gimana muncul ketahuan.. Usahakan jangan muncul. Percaya omongan saya. Bener juga omongannya. Gua muncul di Polonia, puk puk puk langsung muncul di sosmed. Aduuuh saya lagi sama Prabowo dan hati. Ya udah mau apa, nasib.

SN: Nasib duit keluar banyak. Duit Pak. Itu saya lihat kasihan. Ngapain itu, udah. 50 M, 30 M. Begitu kita hitungin udah 500 M. Ngapain. Hahahaa

MS: Lewat Pak

SN: Lewat Pak

MR: Padahal duit kalau kita bagi dua pak, hepi Pak. 250 M ke Jokowi JK, 250 M ke Prabowo Hatta, kita duduk aja. Ke Singapura, main golf, aman. hahahaa. Itu kan temen, temen semualah, Pak Susahlah. Kita hubungan bukan baru kemarin. Masak kita tinggal nggak baik. tapi kan sekarang udah gak ada masalah. Sudah normal. Gitu. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya