Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Viral Videonya Berkostum Sinterklas, Ma'ruf Amin Tidak Sakit Hati

Dero Iqbal Mahendra
28/12/2018 18:29
Viral Videonya Berkostum Sinterklas, Ma'ruf Amin Tidak Sakit Hati
(ANTARA/Hafidz Mubarak)

MENANGGAPI hoaks dirinya berkostum sinterklas, calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengaku tidak sakit hati. Ia tidak akan mengambil upaya hukum dan menyerahkan semuanya kepada pihak berwajib untuk memproses hal tersebut.

"Enggak lah, masa kita sakit hati. Kyai itu tidak boleh sakit hati. Sudah jadi Kyai itu sudah siap untuk dibegitu-begitukan," ujar Amin di kediamannya di Situbondo No. 12, Jakarta, Jumat (28/12).

Baca juga: TKD Bogor Laporkan Penyebar Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas

Amin menerangkan, dirinya memang membuat video ucapan Natal. Menurutnya hal tersebut tidak dilarang.  Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun membolehkan mengucapkan selamat natal. Menurutnya, tidak ada persoalan untuk hal tersebut, boleh mengucapkan atau tidak mengucapkan pun tidak ada masalah.

Adapun tersangka penyebar videonya berkostum sinterklas, asal Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, telah ditangkap. Kasusnya kini dilimpahkan penanganannya ke Polda Aceh dari Polres Lhokseumawe. Polisi menangkap pria berinisial S tersebut karena dianggap melakukan tindak pidana, yakni meneruskan konten yang dapat menimbulkan rasa kebencian.

Terkait hal ini, dirinya mengaku belum mengetahui bahwa pembuat video tersebut sudah ditangkap oleh pihak kepolisian. Menurutnya, jika memang nantinya pihak kepolisian membutuhkan keterangannya dia bersedia memberikan keterangan.

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dalam kesempatan yang sama menyampaikan agar masyarakat berhati-hati dan beretika dalam berinternet dengan tetap menjaga tata krama dalam menggunakan media sosial. Dengan begitu, fitnah, hoaks, maupun rekayasa gambar maupun video yang arahnya negatif harus mulai dihilangkan.

"Kalau membuat meme meme yang lucu lucu saya kira itu lebih (baik). Kenapa kita tidak membuat yang lebih kreatifitas tetapi yang membuat orang tertawa bukan yang menjengkelkan dan membuat orang jadi benci, stop itu semua," pungkas Jokowi. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya