Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Nasional Pergerakan Indonesia Maju (DN-PIM) menyesalkan debat politik jelang Pilpres 2019 tidak banyak menyentuh substansi soal program lantaran wacana publik lebih diisi oleh saling menghujat dan cerca-mencerca yang bersifat pribadi.
"Ini yang kita sesalkan karena akhirnya masyarakat kita disuguhkan suatu tontonan yang sangat tidak mendidik dan bahwasannya merusak nilai-nilai demokrasi," kata Ketua DN-PIM Din Syamsuddin di Jakarta, Kamis (27/12).
Baca juga: Ini Jadwal Debat Pilpres 2019 di Televisi
Din mencermati, wacana di media baik media arus utama maupun media sosial dari kedua kubu pasangan calon sama-sama menyerang sampai melupakan paparan visi misi dan program yang justru sangat ditunggu masyarakat.
"Artinya Nilai etika telah tercerabut dari akar budaya politik yang telah diajarkan oleh para guru bangsa karena semua saling menghujat. Ini adalah kemunduran demokrasi kita," ucap Din.
Maka itu, ia berharap agar pada masa persiapan jelang debat perdana pada Januari 2019 mendatang kedua kubu harus mulai memaparkan program kerjanya.
"Kita tinggal menunggu dan saya rasa masyarakat memang menunggu itu saat ini bukan hal-hal yang mengaduk-aduk sisi emosional masyarakat tetapi paparan program untuk kemajuan Indonesia," pungkasnya. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved