Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Dorong Kompetensi Islam Hadapi Globalisasi

Putri Rosmalia Octaviyani
15/11/2015 00:00
 Dorong Kompetensi Islam Hadapi Globalisasi
()
Upaya peningkatan mutu dan kualitas pelajar islam terus dilakukan. Salah satunya melalui peningkatan kualitas SDM pelajar islam dan pesantren yang ada di Indonesia.

Ketua sharing committe Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Zukifli mengatakan, upaya peningkatan SDM pelajar islam untuk menggerakkan ekonomi nasional melalui berbagai pengembangan keahlian masih menjadi fokus utama yang akan dilakukan. Pengembangan kualitas SDM utamanya ditingkatkan melalui pengembangan ekonomi kreatif, kecil, hingga menengah.

"Hal itu guna meningkatkan kualitas dan peran pelajar islam, terutama dari pesantren yang selama ini masih kerap dibedakan dan belum banyak diketahui oleh masyarakat," ujar Zulkifli dalam musyawarah nasional KB PII di Jakarta, hari ini.

Diungkapkan pula oleh Zulkifli, saat ini mutu pendidikan islam, khususnya pesantren di Indonesia terus mengalami peningkatan. Mutu dan kurikulun pendidikan yang ada di pesantren telah memiliki kualitad yang setara dengan pendidikan umum. Selain itu, telah semakin banyak pula berdiri pesantren-pesantren modern yang lebih besar dan menjangkau berbagai kalangan.

"Kesenjangan antara pesantren dan sekolah umum sebenarnya sudah bukan menjadi masalah utama. Pesantren sudah semakin dipercaya dan diterima masyarakat," tambah Zulkifli.

Saat ini, ditambahkan Zulkifli, tantangan utama yang harus dilakukan adalah memberdayakan siswa muslim agar mampu berkarya dan bersaing di dunia Indternasional. Hal tersebut menjadi target utama yang akan dilakukan dalan jangka waktu kepengurusan KB PII selanjutnya.

Munas V Perhimpunan KB PII tahun 2015 kali ini dihadiri sebanyak 1.000 peserta. Sebelumnya, Perhimpunan KB PII telah menggelar acara pra-munas berupa seminar nasional yang dihadiri sejumlah tokoh nasional. Bidang hukum, pendidikan, kerja sama internasional, serta ekonomi, dan pemberdayaan umat menjadi fokus lain yang juga diperjuangkan untuk terus ditingkatkan melalui KB PII.

Selain itu, diungkapkan Ketua Panitia Munas V Perhimpunan KB PII, Hilman Ismail munas dilakukan guna mempertemukan, mengenalkan, dan memperkokoh silaturahmi dan sinergitas anggota KB PII se-Indonesia. Saat ini, di seluruh Indonesia tercatat terdapat sebanyak lebih dari 6 juta anggota KB PII yang terbentuk sejak tahun 1947 tersebut.(Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya