Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Syukuran Ulang Tahun Partai NasDem di Muara Angke

Sri Cahya Lestari
12/11/2015 00:00
Syukuran Ulang Tahun Partai NasDem di Muara Angke
(MI/M IRFAN)
DALAM rangka syukuran ulang tahun ke-4, Partai NasDem hari ini membagikan 1000 Sembako Tali Kasih Untuk nelayan di Masjid Taufiq Mubarak, Kampung Nelayan Muara Angke, Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Pembagian 1000 Sembako Tali Kasih yang di gelar di Masjid Taufiq Mubarak Untuk Nelayan dihadiri oleh Ketua Fraksi DPRD Partai Nasdem DKI Jakata Bestari Barus, dengan sejumlah pengurus Partai NasDem DPW DKI.

Bestari Barus mengatakan pembangian sembako ini merupakan kelanjutan rangkaian kegiatan ulang tahun Partai NasDem setelah kegiatan santunan anak yatim kemarin.

"Kita tahu masyarakat saat ini sedang krisis ekonomi. Untuk itu daripada merayakan dengan hura-hura, lebih baik berbagi tali kasih dengan masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut Bestari menjelaskan kegiatan ini merupakan langkah nyata Partai NasDem yang menunjukan bahwa kepedulian terhadap masyarakat bukan hanya pada saat kampanye. Ia menambahkan pembagian 1000 Sembako Tali Kasih untuk nelayan sebagai bentuk kepedulian yang lebih dekat dengan nelayan.

Menurut Sekertaris DPW DKI Wibi Andrino, kegiatan tersebut juga merupakan kerja nyata Partai NasDem untuk ingin lebih dekat dengan nelayan.

"Karena ingin lebih dekat dengan nelayan, ingin lebih dekat lagi dengan masyarakat," ujar Wibi.

Sementara itu, pembagian 1000 sembako tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat. Salah satunya Sarikah. Ibu dua anak ini mengapreasiasi Partai NasDem yang peduli dengan masyarakat.

"Senang sekali, kalau keluarga nggak mampu dikasih sumbangan begini ya senang," ujar Sarikah saat ditemui sedang membawa dus sembako bersama seorang anaknya.

Hal yang sama juga diungkapkan Andi, pengurus Masjid Mubarok, kampung nelayan Muara Angke. Menurutnya, pembagian sembako ini setidaknya telah membantu kesulitan masyarakat nelayan yang saat ini sedang dilanda paceklik. Pasalnya, sudah sekitar tiga bulan, nelayan tidak bisa melaut karena dampak pencemaran air laut dari Kepulauan Seribu.

"Kami nelayan di sini sedang paceklik karena tidak bisa melaut. Karena itu bantuan sembako ini sangat kami apresiasi," ujar Andi.(Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya