Dua WNI Ditangkap di Singapura Saat akan Gabung ISIS
Renatha Swasthy
10/11/2015 00:00
(Ilustrasi/Antara)
DUA orang warga negara Indonesia asal Pekanbaru dan Bukittinggi ditangkap pihak imigrasi Singapura. Keduanya ditangkap lantaran akan pergi ke Siria untuk bergabung dengan ISIS.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Anton Charliyan mengatakan keduanya ditangkap pada Jumat,6 November. Dua orang yang diketahui petani itu tidak bisa menjelaskan rinci ketika ditanya-tanya pihak imigrasi Singapura.
"Memang akan berangkat ke Siria melalui Singapura, ketika di sana tertangkap oleh imigrasi Singapura, ditanyakan mau nginap di mana dia tidak bisa menjawab, kemudian akhirnya dia memberikan satu jawaban bahwa dia sebetulnya mau ke Turki dan mau bergabung dengan ISIS," ujar Anton di Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (10/11).
Atas penyampaian itu, keduanya kata Anton dipulangkan kembali ke Indonesia. Sesampainya di Indonesia keduanya langsung diinterogasi.
Dari hasil interogasi diketahui, kedua petani itu ingin bergabung dengan ISIS lantaran alasan ideologi serta diiming gaji tinggi. Keduanya juga ingin bergabung karena dipengaruhi seseorang melalui media sosial facebook.
"(Mereka pergi) karena dipengaruhi oleh seseorang melalui media, melalui facebook, melalui Muhaammad Abdullah Asiyah," beber Anton.(Q-1)