Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN RI Joko Widodo dijadwalkan memimpin apel akbar santri nusantara di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu malam (20/10).
Kegiatan yang dipusatkan di Benteng Vasternburg itu akan dihadiri oleh sedikitnya 50 ribu santri, termasuk perwakilan santri dari 34 provinsi.
Ketua Pimpinan Pusat Rabitah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU), Abdul Ghoffar Rozin mengungkapkan hal tersebut dalam jumpa wartawan di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (18/10).
"Apel akbar ini untuk memperingati hari santri nasional sekaligus konsolidasi santri dalam rangka menguatkan kembali kebersamaan dalam menjaga NKRI," kata Gus Rozin.
Gus Rozin menegaskan apel akbar santri ini sama sekali tidak terkait politik dan bukan acara kampanye. Oleh karena itu dia mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kegiatan itu tetap berada di jalurnya.
"Pak Jokowi diundang sebagai Presiden, bukan sebagai calon presiden. Harap tidak ada atribut kampanye dan lain-lain," tegasnya.
Dalam acara itu, perwakilan santri dari 34 provinsi akan membacakan ikrar santri, yang pada intinya menegaskan tekad mereka menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Presiden bakal menyaksikan langsung.
"Karena beliau yang menetapkan hari santri nasional pada 2015, dan Presiden sebagai simbol negara," pungkas Gus Rozin. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved