Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin menyebut Presiden Jokowi berkomitmen kuat dalam memenuhi dan melindungi hak-hak penyandang disabilitas di Indonesia. Berbagai upaya pemenuhan yang telah dilakukan dalam pemerintahan Jokowi akan ditingkatkan.
“Komitmen pemerintahan Jokowi dan yang nanti juga dalam pemerintahan yang akan datang, kami telah mencantumkan komitmen itu dalam visi misi. Komitmen itu nanti akan ditunjukan juga dalam fasilitas atau prasarana umum lainnya,” kata juru bicara TKN Jokowi-Amin, Ace Hasan Syadizly di Poskoo Cemara, Menteng, Jakarta, Selasa (16/10).
Pernyataan itu menanggapi kunjungan Jokowi ke fasilitas bagi penyandang disabilitas yang ada di kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Selasa (16/10). Menurut Ace, kunjungan itu sebagai tindak lanjut dari pagelaran Asian Para Games yang dinilai sukses.
“Secara khusus kenapa pak Jokowi kembali ke GBK untuk memastikan soal fasilitas penyandang disabilitas. Beliau ingin tidak berhenti pada penyelenggaraan olahraga, tapi persoalan disabilitas adalah persoalan penting untuk terus diperhatikan,” jelasnya.
Ace menambahkan, dalam Nawa Cita jilid II, pemenuhan hak penyandang disabilitas telah dicantumkan dan menjadi program prioritas. Persoalan fasilitas umum hingga transportasi, kata Ace, akan ditingkatkan.
“Pak Jokowi juga mendorong ke pemerintah daerah agar persoalan penyandang disabilitsa menjadi perhatian kita semua, karena mereka harus diperlakukan secara sama,” tegas Ace.
Jubir TKN Jokowi-Amin Arya Sinulingga menambahkan beberapa hal yang akan ditingkatkan dalam pemenuham hak penyandang disabilitas, di antaranya pemerataan fasilitas pendidikan.
“Lebih jauh lagi ke depan pak Jokowi akan membuat fasos (fasilitas sosial) fasum (fasilitas umum) yang lebih eksklusif ke mereka. Sekolah umum yang ada lebih terbuka untuk kalangan disabilitas. Pak Jokowi ingin ini bukan disabilitas tapi ability. Artinya memang di sekolah umum pun nanti menerima kalangan disabilitas,” kata Arya. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved