Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BERTEMPAT di Hotel Bumi Minang, Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Minggu (5/8), organisasi massa (ormas) dan komunitas pendukung Presiden Joko Widodo membentuk sekretariat bersama (sekber) yang diberi Forum Lintas Ormas Pendukung Jokowi (For Lop Jokowi). Sekber For Lop Jokowi mendeklarasikan pemenangan Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di wilayah Sumbar.
Adapun ormas serta komunitas yang tergabung di dalam Sekber For Lop Jokowi adalah Bela Jokowi (Bejo), #J2P.id, GK Jokowi, Rejo, Srikandi Rejo, Jangkar Jokowi, Relawan Lucky Jokowi, #MinangPemilihJokowi, Relawan Jokowi Center, relawan dari Generasi Muda Jokowi, serta utusan dari beberapa partai politik pendukung Presiden yang biasa disapa Jokowi itu.
Menurut Dicky Syambara, deklarator Sekber For Lop Jokowi, organisasi ini akan mengaktualisasikan dan memfasilitasi kegiatan ormas dan komunitas pendukung Jokowi di Sumbar.
“Sekber For Lop Jokowi merupakan gerakan bersama yang militan dan murni berasal dari masyarakat pendukung militan Jokowi. Semua kegiatan mendukung dan pemenangan Jokowi di Sumbar akan kami gaungkan melalui kegiatan yang sederhana, tetapi positif dan mengakar ke semua lapisan masyarakat,” kata Dicky.
“Kami mendukung siapa pun yang dipilih Jokowi sebagai wakilnya dan kami akan meraih kemenangan dengan cara-cara yang elegan. Mudah-mudahan Sekber For Lop Jokowi menjadi rumah besar pendukung Jokowi di Sumbar dan bisa bekerja sama dengan ormas lain untuk menjadikan Joko Widodo Presiden Indonesia 2019-2024,” tambah Dicky.
Sejak menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2014, Jokowi telah berkunjung ke delapan dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar.
Kata Dicky, banyaknya kota dan kabupaten di Sumbar yang dikunjungi Jokowi menunjukkan presiden ketujuh Indonesia itu sangat memperhatikan provinsi berpenduduk 5.259.528 jiwa itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2016.
Ditambahkan Dicky, Jokowi tidak peduli dia kalah di Sumbar pada Pilpres 2014. Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum, Sumbar merupakan provinsi dengan jumlah daftar pemilih tetap terbanyak ke-11 (3.611.551 jiwa) di Pilpres 2014. Sebanyak 2.336.813 (64,7%) di antara mereka menggunakan hak pilih dan dari jumlah itu hanya 539.308 suara alias 23,07% yang memilih Jokowi dan sisanya sebanyak 1.797.505 suara (76,93%) memilih Prabowo.
“Kami bertekad membalikkan keadaan pada empat tahun lalu dengan memenangkan Jokowi di Sumbar pada tahun depan. Kami ingin memenangkan Jokowi di Subar, karena kami ingin pembangunan yang dilakukan pemerintahan Jokowi, seperti tol Trans Sumatra, bisa berlanjut dengan baik,” tutur Dicky.
“Pembangunan-pembangunan itu benar-benar membangkitkan ekonomi di wilayah Sumbar, sehingga wajar kalau kami mendukungnya. Kami ingin Sumbar sejajar dengan provinsi-provinsi lain di Indonesia,” imbuh Dicky. (RO/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved