Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
DICALONKAN menjadi wakil presiden mendampungi Prabowo Subianto, Abdul Somad memilih tetap berdakwah. Bahkan, ia meminta didoakan agar tetap istiqamah menjadi ustaz sampai mati.
Meskipun sempat ditolak kehadirannya oleh beberapa elemen, ceramah Abdul Somad di Auditorium Universitas Islam Sultan Agung ( Unizsula) Semarang, Senin (30/7), tetap berlangsung. Kepolisian mengawal ketat Abdul Somad dari sejak turun di Bandara Ahmad Yani Semarang hingga ke lokasi acara ceramah.
"Kota Semarang ini luar biasa, yang menyambut TNI dan Polri, disambut seperti calon wakil presiden saja," kata Somad dalam pengajian yang dihadiri oleh ratusan orang tersebut.
Dalam ceramahnya yang mengambil tema Islam Rahmatan Lil 'Alamin, Antara Multikulturalisme, Keislaman, dan Keindonesiaan, Abdul Somad mengungkapkan dirinya tidak ada maksud untuk menjadi cawapres.
Sementara itu seusai ceramah, ditanya tentang pernyataannya menolak rekomendasi Ijtima Ulama yang menyodorkan dirinya menjadi salah satu cawapres pendamping Prabowo Subianto, Abdul Somad mengatakan masih ada yang lebih layak untuk menjadi cawapres.
"Bukan menolak, tapi ada yang lebih layak," imbuhnya.
Ia mengaku sangat menghormati rekomendasi yang diberikan, namun tetap bersikap memilih tetap berdakwah. "Para ulama ijtima, santri-santri memberikan rekomendasi kita hormati, kita muliakan dan kita doakan," tuturnya. (A-2)
Berita terkait : PKS Minta Koalisinya Hargai Rekomendasi Ulama
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved