Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Waketum Demokrat: Demokrat Serius Bangun Koalisi

Nurjianto
30/7/2018 13:20
Waketum Demokrat: Demokrat Serius Bangun Koalisi
(ANTARA/Sigid Kurniawan)

WAKIL Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menuturkan kedatangan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam pertemuan lanjutan bersama Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto merupakan bentuk keseriusan Demokrat dalam membangun koalisi bersama dalam Pilpres 2019.

Menurutnya pertemuan antara SBY-Prabowo merupakan salah satu tanda ada kecocokan antara kedua parpol, sehingga koalisi Gerindra-Demokrat bisa segera terbentuk. Pada pertemuan awal yang lalu, tutur dia, kedua partai telah membicarakan perihal potensi adanya koalisi yang saat ini dilanjutkan dengan pembahasan yang lebih konkret terkait platform visi misi dan program ke depan.

"Kalau kami tidak serius, kami tidak datang hari ini lengkap hari ini kita menemui Prabowo sebagai capres. Pertama kita ingin mengkonkretkan platfrom bersama, saat ini kita ingin mengupas satu persatau misalnya program kesejahteraan rakyat saat ini akan dibahasa," ungkapnya saat ditemui dikediaman Prabowo Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (30/7).

Syarief menuturkan pertemuan antara SBY dan Prabowo masih belum akan membicarakan Capres dan Cawapres. Namun pertemuan tersebut akan menghasilakan progres terkait peta Pilpres 2019.

"Capres dan cawapres sepertinya belum karena harus dibicarakan dengan koalisi. Saya pikir akan ditingkatkan karena setiap pertemuan itu harus ada peningkatan," ujarnya.

Saat ditanya terkait adanya rekomendasi Ijtima Ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) yang mengusulkan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri atau Ustaz Abdul Somad sebagai cawapres Prabowo, dirinya mengembalikan hal tersebut kepada Prabowo sendiri.

"Itu kembali lagi ke prabowo dan koalisi. Ya kita serahkan ke pak Prabowo, mudah-mudahan saat anggita koalisi rapat kalau perlu dibicarakan ya, nanti itu akan dibocarakan," ungkapnya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya