Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Gus Ipul Laporkan Hasil Pilkada kepada Prabowo

Golda Eksa
07/7/2018 18:40
Gus Ipul Laporkan Hasil Pilkada kepada Prabowo
(ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

CALON Gubernur Jawa Timur Saefullah Yusuf alias Gus Ipul mendatangi kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Sabtu (7/7). Tujuan kedatangan untuk melaporkan hasil pelaksanaan pesta demokrasi di wilayahnya.

"Tentu kita laporkan semua, prosesnya, kemudian hasil-hasilnya, catatan-catatan kita. Pada dasarnya kami bersyukur atas upaya para ulama Jatim untuk merajut kembali Indonesia dengan mempertemukan partai-partai pilar NKRI bisa bersatu mengusung satu calon," katanya.

Selain menemui Prabowo, Gus Ipul juga berencana menghadap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Ipul yang berpasangan dengan Puti Guntur Soekarno diusung oleh Gerindra, PDIP, PKS, dan PKB.

Menurut dia, meski hasil hitung cepat lembaga survei tidak menempatkan sebagai pemenang, tetap perlu diberikan apresiasi kepada semua pihak, termasuk masyarakat yang ikut berpartisipasi. Ia mengklaim ada 9 juta pemilih yang menyambut politik nilai dari paslon Ipul-Puti.

"Tetapi setidaknya tanpa uang, tanpa sembako, dan tanpa menggunakan program pemerintah, alhamdulillah politik nilai disambut cukup antusias oleh masyarakat. Kepada semua pihak, masyarakat Jawa Timur, kita berterima kasih banyak atas masyarakat yang menyambut poltik nilai dalam NKRI."

Mengenai adanya gerakan protes pascapemilihan yang mayoritas disuarakan relawan, sambung dia, hal itu bisa dipahami. Realitas tersebut merupakan wajah demokrasi yang tetap perlu dihargai.

"Kita melihat di sana-sini masih ada suatu proses yang menodai proses demokrasi, yang menggunakan program pemerintah untuk memobilisasi dukungan. Misalnya, banyak sekali yang bisa kita catat," terang dia.

Ipul menegaskan pihaknya belum berencana melaporkan pelbagai temuan pelanggaran di lapangan ke Bawaslu maupun pihak kepolisian. Ia mengaku masih menunggu laporan resmi dan petunjuk lanjut dari pimpinan partai, sebelum mengambil langkah berikutnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya