Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono menduga ada keterlibatan penguasa dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Dugaan ini muncul disebabkan Pilkada Kota Makassar menjadi satu-satunya Pilkada di mana calon tunggal kalah melawan kotak kosong dari total 16 daerah bercalon tunggal.
"Ini jangan-jangan ada keterlibatan penguasa. Apalagi saya dengar jurnalis dilarang meliput kegiatan rekapitulasi," kata Ferry dalam diskusi di Warung Daun Jakarta, Sabtu (30/6).
Sementara itu, di 15 daerah Pilkada dengan calon tunggal lainnya dimenangkan oleh calon tunggal tersebut yakni Deli Serdang, Minahasa Tenggara, Padang Lawas Utara, Enrekang, Prabumulih, Pasuruan, Mamasa, Lebak, Memberamo Tengah, Puncak Jaya, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Jayawijaya, Tapin, dan Bone.
Sementara itu, Ketua KPU RI Arief Budiman memastikan Pilkada berjalan setransparan mungkin. Pihaknya pun telah berupaya untuk mengimbau kepada setiap penyelenggara Pilkada di tingkat daerah untuk bisa membuka proses rekapitulasi suara.
"Proses rekapitulasi suara transparan dan tentu saja terbuka. Tetapi tentu karena kapasitas ruangan terbatas harus diatur berapa orang yang bisa menyaksikan," kata Arief.
Sementara itu, jika Pilkada Kota Makassar dimenangkan oleh kotak kosong, Makassar Alan dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) hingga pemilihan kembali dilakukan pada Pilkada serentak berikutnya yang akan terjadi pada 2020.
Lamanya jarak Pilkada itupun disesalkan oleh Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Didi Irawadi. Pada kesempatan yang sama, Didi menyebut adalah suatu kerugian jika daerah dipimpin Plt dalam waktu cukup lama.
"Harus jadi perhatian karena Plt it kewenangannya terbatas. Dia tidak bisa mengambil kebijakan strategis," ujarnya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved