Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Gerindra Tolak Petahana dalam Posisi Kuat

Putri Anisa Yuliani
30/6/2018 19:05
Gerindra Tolak Petahana dalam Posisi Kuat
(ANTARA/Reno Esnir)

PARTAI Gerindra membantah anggapan bahwa hasil Pemilihan Kepala Daerah serentak 2018 cenderung memperkuat posisi presiden petahana. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono menyebut hal yang terjadi justru sebaliknya.

"Menurut saya sentimen untuk ganti presiden justru semakin kuat," kata Ferry di diskusi yang dilakukan di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (30/6).

Menurutnya, hal itu dapat digambarkan dari perolehan suara di 171 daerah khususnya di dua daerah yang mana pasangan calon kepala daerah usungan Gerindra dan kompatriotnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meroket perolehan suaranya.

Ferry mencontohkan di Jawa Barat, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu yang semula tidak diunggulkan dalam survei justru menyalip dan saat ini berdasarkan hasil hitung cepat berada di urutan kedua. Sementara di Jawa Tengah pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah juga menempel ketat saingannya Ganjar Pranowo.

"Hal ini adalah hasil mesin parpol yang bergerak panas serta terjun langsungnya Pak Prabowo yang mendapat sambutan di masyarakat. Jadi karena sambutan masyarakat baik suara pun bertambah," kata Ferry.

Sebelumnya, dalam diskusi yang sama analis komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menyebut posisi Joko Widodo sebagai petahana semakin kuat pasca-Pilkada karena kemenangan yang cukup besar diraih partai pendukung seperti Partai NasDem dan Partai Golkar. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya