Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH warga Negara Asing (WNA) dari 17 negara berbeda turut memantau pemungutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara 1 Pekayonjaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/6). "Para pemantau asing yang bertugas di Kota Bekasi antara lain berasal dari Timor Leste, Sri Lanka, India, Australia, Myanmar, Amerika Serikat, Swiss, dan Denmark," kata Anggota Panitia Pengawas Pemilu Kota Bekasi Tommy Suswanto di Bekasi.
TPS 1 merupakan lokasi pemilihan kandidat petahana Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Perumahan Pondok Pekayon Indah, Kecamatan Bekasi Selatan. Pengamat asing itu hadir di TPS dalam rangka menjalani studi banding penyelenggaraan pesta demokrasi di Indonesia. Dia mengatakan, kehadiran pemantau dari mancanegara ini merupakan program Badan Pengawas Pemilu yang tengah menggelar "electoral studies". "Ada 40 negara yang terlibat dalam program tersebut. Namun dari ke-40 negara itu, yang memantau di Kota Bekasi berasal dari 17 negara karena sisanya bertugas di wilayah lain," katanya.
Empat wilayah lain penyelenggara Pilkada yang juga dipantau ialah Kota dan Kabupaten Bogor, Serang serta Tangerang. Pemantau asing yang terjun dalam berasal dari beragam latar belakang, di antaranya praktisi penyelenggara Pemilihan Umum di negara masing-masing, pengawas, hingga lembaga sosial terkait lainnya.
Studi banding itu dilakukan mengingat pemilihan umum di Kota Bekasi tidak terlepas dari kesamaan kondisinya dengan DKI Jakarta. "Wilayahnya juga berdekatan dengan ibukota, lalu karakteristik masyarakatnya sama-sama heterogen. Hasil pemantauan mereka akan menjadi bahan laporan untuk perbandingan," katanya. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved