Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

PKS Harap Netralitas Aparat Keamanan di Pilkada Serentak

Nur Aivanni
26/6/2018 12:16
PKS Harap Netralitas Aparat Keamanan di Pilkada Serentak
(ANTARA/Abriawan Abhe)

PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) mengatakan aparat keamanan harus netral dalam gelaran pilkada yang akan dilaksanakan pada esok hari. Jaminan pemerintah terkait netralitas aparat keamanan, harus dapat terealisasi di lapangan.

"Kita harapkan netralitas yang dijamin oleh pemerintah itu betul-betul berjalan di lapangan. TNI, Polri, BIN, sampai aparat birokrasi yang terendah, semunya harus memainkan peran yang proporsional sesuai peraturan yang berlaku," tegas Sekretaris Jenderal PKS, Mustafa Kamal, saat ditemui di Kantor DPP PKS, Jakarta, Selasa (26/6).

Saat ditanya mengenai keraguan netralitas aparat keamanan yang dilontarkan oleh Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Mustafa menilai Ketua Umum Partai Demokrat tersebut pasti mempunyai data dan fakta mengenai hal tersebut.

"Sebagai mantan Presiden RI dua periode, beliau mempunyai kepekaan yang tinggi tentang situasi yang berkembang. Pasti beliau berbicara atas data-data dan fakta yang beliau temukan. Sehingga ini peringatan bagi pemerintah agar tidak main-main," terangnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan parpol akan mengawasi secara maksimal jalannya pesta demokrasi yang digelar di 171 daerah. Pihaknya juga tidak akan tinggal diam apabila ada penyimpangan di lapangan, yakni dengan memprosesnya secara hukum.

Adapun terkait target pemenangan pilkada, pihaknya optimistis memenangkan pilkada di daerah yang kandidatnya diusung oleh PKS. "PKS siap siaga. Dengan kekuatan penuh akan turun untuk memenangkan pilkada di setiap provinsi dan kabupaten/kota yang kita ikuti," pungkasnya.(OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya