Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN Saya, Perempuan Anti Korupsi (SPAK) mengajak perempuan agar berani membuat pilihan yang benar. Ada tiga yang disoroti SPAK agar tidak menjadi pilihan perempuan, yakni calon yang terindikasi korupsi, calon yang terindikasi pernah melakukan kekerasan pada perempuan, dan bersikap diskriminatif.
"Suara perempuan itu berharga untuk menjadikan Indonesaia yang lebih bermartabat. Jangan pernah menjual atau menukar suara kita dengan apapun," kata Koordinator SPAK, Judhi Kristantini dalam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Selasa(26/6)
Calon dengan indikasi korupsi, dinilai akan mengambil hak warga dan tidak peduli dengan tugas serta kewajibannya. Kemudian, calon dengan indikasi pernah melakukan kekerasan seksual, berarti tidak menghargai kehidupan. Sementara calon yang diskriminatif tidak sesuai dengan UUD 1945 juga Pancasila, juga bisa memicu konflik yang berkepanjangan.
Beberapa peran aktif, imbuh Judhi, juga bisa dilakukan oleh perempuan untuk menjaga integritas proses pemilihan. Dimulai dari memastikan diri terdaftar dengan kepemilikan dokumen yang sesuai ketentuan. Lalu datang lebih awal ke TPS serta memperhatikan penjelasan dan tata cara pemilihan dari petugas. Serta mengikuti seluruh tata cara pemilihan sesuai ketentuan
"Jangan terpengaruh dengan yang mencoba mempengaruhi baik perorangan maupun kelompok dari calon tertentu. Ikuti proses perhitungan suara, kalau ada yang tidak sesuai dengan ketentuan, silakan lapor," tukasnya.(OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved