Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Moeldoko Imbau Jauhi Politik Identitas

Rudy Polycarpus
25/6/2018 19:45
Moeldoko Imbau Jauhi Politik Identitas
(MI/Adam Dwi)

PILKADA serentak seyogianya tidak menjadi ajang politisasi identitas berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Menurut Kepala Staf Presiden Moeldoko, kebencian menjadi mudah terbentuk ketika isu politik identitas berdasarkan SARA digunakan.

"Jangan coba-coba mengangkat isu SARA, identitas apapun. Hal itu akan memunculkan pertikaian dan konflik," ujarnya di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (25/6).

Moeldoko mengakui di sejumlah daerah yang menggelar pilkada masih ada yang menggunakan sentimen identitas demi meraup suara. Menurutnya, selain merusak demokrasi politisasi, isu SARA juga akan memicu terjadinya konflik kekerasan.

"Janganlah itu digunakan. Karena, begitu kita memasuki area itu, sesungguhnya nanti pada akhirnya akan memukul dirinya sendiri. Untuk itu saya ingin berpesan agar masing-masing memiliki sifat negarawan yang bijaksana," pungkasnya. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya