Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Survei Gallup Berikan Dampak Positif bagi Indonesia

Nur Aivanni
18/6/2018 21:51
Survei Gallup Berikan Dampak Positif bagi Indonesia
(news.gallup.com)

Deputi IV Kantor Staf Presiden Eko Sulistyo menilai laporan Gallup 2018 Global Law and Order yang menyatakan bahwa Indonesia masuk ke dalam daftar 10 negara teraman di dunia memberikan dampak positif bagi Indonesia. Pasalnya, survei tersebut dilakukan oleh lembaga internasional yang terpercaya.

"Itu positif buat pemerintah Indonesia karena yang melakukan adalah lembaga riset internasional yang selama ini sudah dipercaya," katanya kepada Media Indonesia, Senin (18/6).

Menurutnya, hasil survei tersebut menunjukkan bahwa pemerintah melalui Kepolisian khususnya bisa memberikan rasa aman kepada masyarakatnya. Hasil tersebut pun bisa berdampak positif bagi sektor ekonomi maupun pariwisata.

"Secara politik akan memperkuat pemerintah Indonesia di dalam menarik investasi, karena di situ ada faktor resiko negara. Survei itu menunjukkan bahwa resiko investasi itu semakin kecil. Jadi, investor itu akan merasa aman dan terlindungi," terangnya.

Dari sektor pariwisata, sambungnya, survei tersebut menjadi tolok ukur bahwa Indonesia adalah negara yang aman dan nyaman bagi para turis yang akan berwisata. "Itu biasanya mereka juga akan melihat itu, mereka akan survei (saat akan bepergian)," katanya.

Tak hanya itu, survei tersebut pun akan memberikan sinyal yang positif bagi dunia internasional terkait dengan event-event yang akan dihelat di Indonesia, seperti Asian Games 2018 dan IMF-World Bank Annual Meeting 2018. "Aspek kenyamanan dan keamanan itu memberikan sinyal penting kepada dunia internasional," tegasnya.

Lebih lanjut, Eko pun mengatakan bahwa peringkat Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan sebelumnya dimana Indonesia berada di urutan 23 dengan skor 86. Dalam survei yang dirilis tahun ini, Indonesia masuk urutan 9 dengan skor 89.

"Ini kan survei tahun 2017, diumumkan 2018. Setahun lalu survei 2016 yang diumumkan tahun 2017, Indonesia peringkat 23. Artinya dalam setahun ini mampu mengubah persepsi soal keamanan. Kita mampu menaikkan peringkat tersebut," tandasnya. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya