Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Presiden Diminta Kumpulkan Koalisi Seusai Pilkada

Rudy Polycarpus
16/6/2018 18:45
Presiden Diminta Kumpulkan Koalisi Seusai Pilkada
(Biropers-Muchlis)

LOBI-LOBI terus dilakukan partai politik guna membahas pendamping Presiden Joko Widodo di Pemilu 2019.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, pembicaraan kursi cawapres dilakukan Presiden Jokowi kepada seluruh partai pengusungnya. Meski demikian, ia menegaskan hingga saat ini belum ada pembahasan yang mengerucut pada nama-nama calon.

"Sejauh ini belum ada. Tentunya pembicaraan antara Presiden dengan ketua umum partai cukup cair," ujarnya di Jakarta, Sabtu (16/6).

Pada Selasa (12/6) Ketua Umum PDI-P Megawati Sukarnoputri bertemu Presiden Istana Batu Tulis, Bogor. Pertemuan mereka membahas kandidat cawapres. Selain dengan Megawati, Jokowi juga bertemu dengan Ketua Umum PPP Romahurmuziy pada awal pekan ini.

Sementara itu, Sekjen PPP Arsul Sani mengatakan PPP meminta Jokowi segera bertemu dengan sejumlah ketua umum partai guna memastikan dukungan mereka kepada mantan wali kota Solo itu di 2019. Menurut Arsul, pertemuan diharapkan bisa digelar seusai Pilkada 2018.

Finalisasi komposisi dukungan juga dibutuhkan mengingat ada sejumlah partai yang belum menentukan sikapnya, seperti Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional.

"Setelah diperoleh komposisi koalisi yang final, Presiden disarankan bertemu dengan seluruh ketua umum partai di koalisi untuk membahas cawapres," pungkasnya. (A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya