Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Staf Presiden Moeldoko menegaskan, pengaktifan kembali Komando Pasukan Khusus Gabungan (Koopssusgab) telah direstui oleh Presiden Joko Widodo. Sehingga, menurutnya, satuan elit milik TNI itu sudah bisa diterjunkan tanpa perlu menunggu hasil revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Terorisme seperti yang diusulkan sejumlah anggota DPR RI.
“Setelah kami minta dengan Bapak Presiden untuk diaktifikan, Bapak Presiden langsung merespons. Sekarang Koopssusgab pun telah siap,” terang Moeldoko saat menjadi pemateri kunci dalam Seminar Pengesahan Revisi UU Antiteror di Pullman Hotel Jakarta, Selasa (22/5).
Dia menjelaskan, bahwa Koopssusgab merupakan satuan elite yang terdiri dari personel pilihan yang ada di TNI. Baik dari Kopassus, Kopaska, dan pasukan elite milik TNI lainnya. Koopssusgab bertugas untuk menanggulangi ancaman bagi negara. Tidak terlepas tugas lainnya untuk menumpas terorisme secara cepat.
“Saat ini Koopssusgab terus melakukan pelatihan. Kapan diturunkan?. Tinggal menunggu kebutuhan dan instruksi Bapak Presiden karena beliau yang punya kewenangan memberikan perintah,” ungkap Moeldoko.
Mantan Panglima TNI itu menambahkan, Koopssusgab memang sengaja dibentuk disaat kepemimpinannya dulu. Hal itu untuk memperkuat pertahanan nasional negara dengan landasan payung hukum sesuai Pasal 7 UU TNI.
“Itu hak di TNI. Dan waktu saya menjabat sebagai Panglima TNI saya bentuk itu. Sekarang tinggal menunggu diturunkan saja. Apa pun di depan Koopssusgab pasti selesai ditangani, di dalam itu ada pasukan-pasukan hebat,” tandas Moeldoko. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved