Minggu 13 Mei 2018, 21:54 WIB

DPR Didesak Segera Percepat Revisi UU Anti Terorisme

DPR Didesak Segera Percepat Revisi UU Anti Terorisme

Ilustrasi

 

PENGAMAT Politik dari Lembaga Lembaga Analisis Politik Indonesia, Maksimus Ramses Lalongkoe mendesak DPR segera merampungkan proses pembahasan Revisi Undang-Undang (UU) Anti Terorisme sebab aksi teroris yang telah menelan banyak korban jiwa merupakan suatu kejahatan luar biasa (extra ordinary crime). 

"Saya mendesak DPR khususnya pansus Revisi UU Anti Terorisme agar segera merampung proses pembahasannya, karena terisme merupakan kejahatan luar biasa yang tak dapat ditoleril," kata Ramses di Jakarta, Minggu (13/5).

Menurut Ramses, aparat kepolisian tidak bisa menindak para pelaku untuk mencegah perbuatan pidana awal sebab tidak diatur dalam UU anti terorisme. Untuk itu proses revisi harus segara dirampungkan agar aparat memiliki instrumen teknis dalam mencegah terjadinya aksi teror.

"Polisi tentu sulit menangkap para pelaku untuk cegah perbuatan pidana awal sebab tidak diatur dalam UU anti terorisme. Perlu segera pengesahan RUU Anti Terorisme sebagai instrumen teknis aparat dalam mencegah aksi teror," ujar Ramses.

Ia menambahkan aksi terorisme merupakan suatu kejahatan terhadap kemanusiaan. Aksi kejahatan itu bukan saja menjadi ancaman nyata bagi keamanan nasional bangsa Indonesia, tapi terorisme ancaman bagi politik dan demokrasi di Indonesia.

Lebih lanjut Ia mengatakan, aksi teror bom yang kembali memakan korban jiwa, tentunya menjadi perhatian khusus dan istimewa pemerintah dan DPR dalam mempercepat pembahasan revisi Undang-Undang anti terorisme.

"Mempercepat revisi dan pengesahan terhadap UU Terorisme akan mempermudah kerja aparat melakukan tindakan preventif terhadap para pelaku," katanya.

Komitmen politik pemerintah dan DPR sangat diharapkan sebab bila tidak maka aparat sangat sulit mengambil sikap preventif dalam mencegah niat para pelaku. (OL-5)

Baca Juga

ANTARA

Kelompok Ali Kalora Perlu Dikasihani

👤Tri Subarkah 🕔Minggu 29 November 2020, 22:00 WIB
Ada hal yang lebih luas dalam beragama, yakni pemahaman terhadap Al Quran secara kontekstual serta memandang kelompok yang berkeyakinan...
Dok. Bio Pers Sekretariat Presiden/Lukas

Jokowi Ajak Anak Muda Ikut Pecahkan Persoalan Bangsa

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Minggu 29 November 2020, 20:30 WIB
Jokowi menilai modal kecepatan, kreatifitas, dan inovasi tersebut dimiliki kader-kader PSI yang banyak diisi kelompok...
dok.mi

KPK: Informasi Terkait OTT Menteri KKP akan Ditindaklanjuti

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 November 2020, 20:13 WIB
SEMUA data dan informasi yang kami miliki pasti akan dikonfirmasi dan digali lebih lanjut pada saksi-saksi yang akan dipanggil terkait...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya