Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
HADIR sebagai saksi meringankan dari penasihat hukum terdakwa kasus merintangi pemeriksaan KPK, Fredrich Yunadi, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman masih cinta KPK dan akan terus mendukung KPK mengusut tuntas kasus korupsi di Indonesia.
"Saya tetap cinta KPK dan minta KPK usut tuntas kasus korupsi," kata Boyamin di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, Jumat (11/5).
Ia menuturkan, hadir menjadi saksi meringankan bagi Fredrich bukan berarti ia berbalik mendukung koruptor. Ia hadir untuk membela profesi advokat.
"Saya bukan mendukung pelakunya tetapi profesi advokatnya," ujarnya.
Menurut Boyamin, aksi Fredrich semata hanya untuk melindungi kliennya pada saat itu yakni terpidana kasus korupsi KTP-E Setya Novanto. Ia menegaskan tak ada satupun tindakan dari Fredrich yang bisa disebut menghalangi atau merintangi pemeriksaan.
"Tak ada itu Fredrich kunci kamar rawat supaya KPK nggak bisa masuk kan. Ini semata seperti pesepak bola menekel kaki pemain lain, hanya perlu di kartu kuning atau merah. Nggak perlu kan dilaporkan dengan delik penganiayaan?," ujarnya.
Untuk itu, ia pun mengingatkan agar KPK tidak mengurus perkara pengacara yang berupaya melakukan tugas terhadap kliennya yang menurutnya termasuk perkara kecil. Ia meminta agar KPK fokus saja dengan kasus korupsi yang masih antri untuk ditindaklanjuti.
"Jangan nanti pengacara bikin surat sakit satu kali untuk klien langsung dilaporkan menghalangi. Fokus saja pada kasus yang memang murni kasus korupsi seperti Century, BLBI, dan lainnya. Masih banyak kasus besar yang bisa diurus," tandasnya.(A-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved