Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Presiden Berharap Forum Trilateral Ciptakan Perdamaian di Afganistan

Rudy Polycarpus
11/5/2018 19:15
Presiden Berharap Forum Trilateral Ciptakan Perdamaian di Afganistan
( AFP PHOTO / GAGAH ADHAPUTRA)

Presiden Joko Widodo membuka Konferensi Ulama Trilateral Afghanistan Indonesia-Pakistan di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat, (11/5).

Konferensi menjadi momentum bersejarah karena merupakan pertemuan pertama ulama dari ketiga negara besar yang mewakili lebih dari 488 juta populasi umat muslim di dunia. Sekitar 60 ulama terkemuka dari tiga negara itu akan berdiskusi tentang peran mereka menebar benih perdamaian dan solidaritas di Afghanistan. 

Dalam pidatonya, Presiden menilai ulama berperan penting untuk mewujudkan perdamaian di Afghanistan. Meski hal itu tidak mudah, Jokowi meminta semua pihak tidak mudah putus asa.

"Di sinilah saya kira peran kunci para ulama dalam menjaga momentum dan optimisme umat akan perdamaian," ujarnya.

Bagi Presiden, ulama ialah agen perdamaian karena memiliki potensi untuk membentuk wajah umat yang damai. Sebab, kata dia, umat akan mendengar dan meneladani setiap perkataan dan sikap para ulama.

Lewat suara para ulama Pakistan Indonesia dan Afghanistan inilah, Jokowi berpendapat semangat persatuan untuk perdamaian di Afghanistan dapat diperkuat. Jokowi berharap pertemuan ini berjalan lancar dan menghasilkan sebuah hasil yang bisa meredam konflik di Afghanistan.

"Dua kali saya bertemu dengan Presiden Afganistan Ashraf Ghani dan saya tawarkan soal trilateral ini kepada Pakistan. Alhamdulillah Pakistan berkenan dan Indonesia memfasilitasi pertemuan ini," tandas Kepala Negara.

"Kita niatkan pertemuan ini semata hanya untuk meraih ridha Allah, melalui menabur benih-benih perdamaian dan menghindari kekerasan di antara hamba-hambanya." (A-5)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya