Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo meminta masyarakat untuk menyaring informasi yang diterimanya terlebih dahulu, jelang pemilihan pemimpin seperti Pilpres dan Pilkada. Hal tersebut dilakukan agar informasi yang diterima adalah informasi yang akurat dan dapat dipercaya.
Pesan itu ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam acara Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-92 yang dihelat di Halaman Masjid Agung An Nur, Kota Pekanbaru, Rabu (9/5).
"Jangan sampai kita terpecah gara-gara pilihan bupati, gubernur, walikota, presiden gara-gara apa? Menerima informasi yang salah, menerima informasi yang hoaks, fitnah, itu lah kadang-kadang jahatnya politik. Jangan sampai gampang mempercayai yang namanya kabar tanpa ada penyaringan. Disaring terlebih dahulu, bener ngga?" katanya.
Ia pun mengingatkan kembali kepada masyarakat Indonesia bahwa mereka adalah saudara sebangsa dan setanah air. Karena itu, kata dia, jangan lah sesama saudara sendiri saling menjelek-jelekkan, mencela dan bahkan memfitnah.
Jelang Pilkada Serentak 2018 yang diikuti 171 daerah dan Pemilu 2019, Jokowi pun berpesan kepada masyarakat agar menghargai perbedaan sikap politik antar sesama. "Saya perlu ingatkan marilah kita jaga persaudaraan kita, jangan sampai gara-gara perbedaan pilihan, ada pilihan bupati dengan tetangganya beda pilihan, tidak tegur sapa. Inilah yang harus kita hindari," pungkasnya. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved