Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
SETARA Institute menilai penyerangan narapidana teroris terhadap aparat kepolisian di Rutan Mako Brimob pada Selasa (8/5) malam, menunjukkan bahwa penanganan narapidana dan lembaga pemasyarakatan terorisme tidak bisa menggunakan standar biasa.
Ketua SETARA Institute Hendardi mengatakan kerusuhan yang menimbulkan lima korban jiwa dari pihak aparat dan satu korban jiwa narapidana teroris itu, harus disikapi pemerintah dengan memberikan dukungan penguatan Lapas untuk jenis-jenis kejahatan serius.
"Kami menyampaikan duka atas gugurnya sejumlah anggota Polri dalam penanganan kerusuhan tersebut. Dengan kejadian ini, pemerintah perlu melihat bahwa narapidana teroris masuk kategori high risk dan perlu penanganan khusus," kata Hendardi, Rabu (9/5).
Penyerangan napi terorisme, lanjutnya, menunjukkan bahwa kekuatan kelompok teror masih eksis dan efektif berjejaring dan terus menjadi ancaman bagi keamanan. Peristiwa ini mengingatkan semua pihak untuk tidak berkompromi dengan radikalisme dan terorisme yang mengancam keamanan dan ideologi bangsa.
Lebih lanjut, menurutnya, penyikapan atas terorisme harus terus dilakukan dan dimulai dari hulu terorisme, yakni intoleransi. Semua pihak harus menghentikan politisasi isu intoleransi dan radikalisme hanya untuk kepentingan politik elektoral 2018 dan 2019, yang justru memberikan ruang bagi kebangkitan kelompok ekstrimis. (RO/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved