Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKAPOLRI Komjen Syafruddin bersikap defensif menanggapi keluhan sekitar 70 sopir truk ketika bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Selasa, (8/5). Ia menantang para sopir untuk membuktikan kemungkinan pungli dari oknum Polri.
"Tidak ada anggota Polri yang mau menerima pungli sebab remunerasinya sudah besar sekarang. Kalau ada, dan ada buktinya, langsung saya pecat. Saya tantang para sopir untuk melapor, tetapi dengan bukti. Kalau nggak, kita proses juga dia (sopir)," katanya seusai mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut.
Menurut Syafruddin, polisi saat ini tidak lagi berani melakukan pungli di jalan maupun di jembatan timbang. Berbeda pada 20 tahun lalu, ketika polisi banyak terlibat praktik pungli di jalanan.
"Aparat mana? Jembatan timbang, enggak ada lagi korek-korek gitu, dulu kan polisi, korek-korek, enggak ada lagi korek-korek. Polisi zaman dulu, 20 tahun yang lalu dengan polisi zaman sekarang, itu beda,"
Syafruddin pun membantah bahwa Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) gagal. Sebab, sepanjang 2017, 1.800 orang ditangkap dan dipecat karena menarik pungli. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved