Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Jelang Pemilu, Komunitas Pewarta Deklarasikan Jurnalisme Damai

M Taufan SP Bustan
07/5/2018 18:35
Jelang Pemilu, Komunitas Pewarta Deklarasikan Jurnalisme Damai
(MI/Bary Fathahilah)

SEJUMLAH jurnalis, baik dari media cetak, elektronik, dan online yang tergabung dalam Komunitas Pewarta Pemilu (KPP) mendeklarasikan Jurnalisme Damai dan Beretika dalam Pemilu di kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Senin (7/5).

Berdasarkan pantauan Media Indonesia, deklarasi ini diawali dengan diskusi publik yang mengangkat tema ‘Peran Media dalam Mewujudkan Pemilu Damai dan Berintegritas’. Diskusi ini, dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu RI Abhan, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman, dan Ketua Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis.

Koordinator Komunitas Pewarta Pemilu, Arif Rahman mengatakan, tujuan deklarasi tidak lain untuk menipis berita hoax, ujaran kebencian, dan pelanggaran lainnya di setiap media massa. Olehnya KPP nantinya menyedikan wadah sehingga seluruh jurnalis dapat bergabung untuk menerapkan Jurnalisme Damai dan Beritika dalam Pemilu menjelang Pilkada, Pileg, dan Pilres mendatang.

“Kami sebagai Jurnalis tidak mau ada berita-berita yang salah, hoax, atau lain sebagainya dalam Pemilu. Maka begitu pentingnya deklarasi ini sehingga semua Jurnalis bisa menjaga itu,” tandasnya.

Ada enam poin dalam isi deklarasi itu yakni, senantiasa menjaga integritas dan menjamin kemandirian dalam pemberitaan kepemiluan, teguh menjaga fungsi kontrol sosial berdasarkan profesi jurnalisme, bersikap adil dan berimbang dalam memberikan kesempatan yang sama kepada semua pemangku kepentingan secara transparan.

Poin lainnya, menguatkan pesan damai dan memberi solusi pada peristiwa konflik serta tidak memperuncing situasi diantara pemangku kepentingan kepemiluan.

Selain itu, menaati kode etik jurnalistik serta Pedoman Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran untuk menciptakan kedamaian dan menegakkan etika pemilu, dan senantiasa menyampaikan pesan pendidikan pemilih dan penguatan masyarakat dalam menyampaikan informasi kepemiluan. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya