Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Istana Bak Taman Bermain Anak, Jokowi: Main di Luar, Jangan Main HP Terus

Nur Aivanni
04/5/2018 20:57
Istana Bak Taman Bermain Anak, Jokowi: Main di Luar, Jangan Main HP Terus
(MTVN/Legia)

Ada pemandangan yang berbeda di halaman tengah Istana Merdeka. Sejumlah permainan tradisional anak-anak telah disiapkan. Di sisi kanan halaman, tepat di depan Kantor Presiden, terdapat permainan gobak sodor dan ogor ban.

Sementara, di sisi kiri halaman, permainan engklek, lompat karet dan enggrang pun siap dimainkan. Tak hanya itu, juga terdapat permainan congklak yang disediakan untuk anak-anak bermain.

Ya, saat itu tengah digelar acara #JamMainKita dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama sejumlah menteri Kabinet Kerja merayakannya bersama anak-anak di halaman tengah Istana Merdeka.

Sejumlah anak-anak pun mengajak Jokowi dan Iriana untuk bermain bersama. "Pak Jokowi main yuk. Ibu Iriana main yuk," ajak mereka kepada orang nomor satu di Indonesia, Jumat (4/5) sore. Ada sejumlah pesan yang disampaikan Jokowi kepada anak-anak yang hadir di Istana.

Belajar yang giat, rajin beribadah, dan berolahraga menjadi pesan bagi anak-anak Indonesia. Dan tak lupa, ia mengingatkan agar meluangkan waktu bermain di luar. "Jangan main handphone terus," pesannya.

Pada kesempatan bermain bersama itu, Jokowi bersama Ibu Iriana turut bermain bersama anak-anak. Usai bernyanyi bersama anak-anak, keduanya pun langsung berjalan menuju tempat permainan ogor ban. Pertama-tama, Jokowi memperhatikan beberapa anak yang bermain. Selanjutnya, ia bersama Ibu Iriana mencoba permainan tersebut.

Tak sampai disitu, Jokowi kemudian melanjutkan bermain gobak sodor dan engklek. Jokowi nampak gembira bermain bersama anak-anak yang antusias bermain permainan tradisional tersebut.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengatakan bahwa hak dasar anak adalah bermain gembira. Ia mengatakan bahwa anak-anak jangan hanya bermain di dalam ruangan dengan bermain gadget. "Tapi juga bermain gembira bersama di luar," tambahnya.

Permainan tradisional, kata Seto, memiliki banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak, misalnya belajar saling menghargai, kekompakan, dan bersatu meskipun saling berbeda.

"Mudah-mudahan ini semacam gerakan awal, gerakan nasional anak-anak kembali gembira bermain bersama teman-teman, menghargai budaya bangsa Indonesia sendiri, permainan tradisional," pungkasnya. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya