Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 11 juta orang yang tersebar di 34 provinsi belum memiliki kartu tanda penduduk elektronik (KTP-E). Mereka pun terancam kehilangan hak pilihnya pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.
Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo mengatakan, mereka yang belum memiliki KTP-E itu murni karena belum melakukan perekaman KTP-E di daerahnya masing-masing.
"Jadi di data Kemendagri itu ada 11 juta orang lagi yang belum melakukan perekaman. Otomatis mereka belum memiliki KTP-E," terangnya seusai membuka sosialisasi Undang-Undang 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum di Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta, Rabu (2/5).
Dengan jumlah yang terbilang lumayan banyak itu, Hadi mendorong agar masyarakat yang sekiranya belum melakukan perekaman segera mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di daerahnya masing-masing untuk meminta perekaman.
Jangan sampai, lanjutnya, masyarakat mengabaikan hal tersebut karena bisa berdampak pada hilangnya hak pilih pada Pemilu 2019 mendatang.
"Saya harap semua bisa melakukan perekaman sehingga bisa memiliki KTP-E dan mengikuti Pemilu. Karena kita tahu bersama kalau tidak punya KTP-E pasti tidak bisa ikut Pemilu," ungkapnya.
Hadi menambahkan, sampai saat ini pun proses prekaman KTP-E yang dilakukan sudah mencapai 97% dari total jumlah penduduk Indonesia yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.
"Kami pun berharap sisanya yang belum melakukan perekaman bisa segera melakukan perekaman sehingga seluruh rakyat Indonesia bisa memiliki KTP-E," tandasnya. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved