Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Korban Intimidasi di Car Free Day akan Lapor Polisi

Tosiani
30/4/2018 11:32
Korban Intimidasi di Car Free Day akan Lapor Polisi
(MI/Pius Erlangga)

SUSI Ferawaty, 29, yang menjadi korban intimidasi pada Car Free Day (CFD) di area Buandaran HI pada Minggu (29/4) lalu tengah mempertimbangkan untuk melapor ke polisi.

"Belum tahu nanti, tapi kalau melapor insyaalah akan saya kabari," kata Susi kepada Media Indonesia, Senin (30/4).

Susi menuturkan kejadian tidak mengenakan itu dialaminya pada Minggu (29/4) sekitar pukul 09.00-10.00 WIB di arena CFD. Ketika itu, warga Jakarta Selatan tersebut terpisah dari rombongan lantaran anaknya yang masih berusia 9 tahun hendak buang air kecil. Susi pun mengantar anaknya ke Hotel Pullman.

"Karena itu area publik, sesampainya di Bundaran Hotel Indonesia (HI), saya berfoto-foto dengan anak," terang Susi.

Pada saat itu, segerombolan orang memakai kaos hitam bertuliskan #2019GantiPresiden tiba-tiba mengolok-olok Susi dan anaknya yang mengenakan kaos putih dengan tulisan '#DiaSibukKerja'. Hal itu lantaran kaos yang dikenakan Susi itu menunjukkan pilihan politik yang berbeda dengan mereka.

"Mulanya saya diam saja dikata-katai kecebong, nasi bungkus, dituduh menerima bayaran Rp50 ribu. Tapi sewaktu ada lelaki yang di dekat telinga saya berteriak kasar menyebut saya bego, babu, dan lainnya, saya sontak melawan. Saya mempertanyakan sikap kasarnya tersebut," ungkap Susi.

Pada saat itu, orang-orang berkaos hitam dengan tulisan #2019GantiPresiden langsung membuat lingkaran mengelilingi, mengerumuni Susi, sembari terus bicara kasar. Hal itu membuat anak Susi ketakutan dan menangis.

Kejadian itu sempat dilerai orang lain. Susi pun dituntun ke jalan. Namun saat itu sekelompok lelaki berkaos hitam masih terus mengolok-olok Susi. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya