Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Perempuan Masih Banyak Tantangan untuk Jadi Penyelenggara Negara

Putri Anisa Yuliani
30/4/2018 11:07
Perempuan Masih Banyak Tantangan untuk Jadi Penyelenggara Negara
Ketua Presidium Nasional Kaukus Perempuan Parlemen RI, GKR Hemas(ANTARA/Sigid Kurniawan)

KETUA Presidium Nasional Kaukus Perempuan Parlemen RI, GKR Hemas menyebut masih banyak tantangan yang dihadapi perempuan dalam mengupayakan dirinya bisa masuk menjadi penyelenggara negara, baik anggota parlemen baik pusat maupun daerah hingga menjadi kepala di lembaga penting negara.

"Saat ini perempuan di DPR RI saja baru 17%. Di tingkat provinsi 16% dan kabupaten serta kota 14%," kata GKR Hemas melalui sambutannya dalam Seminar Perempuan Dalam Lembaga Penyelenggara Negara di Komisi Yudisial, Senin (30/4).

Tantangan yang dihadapi perempuan antara lain komitmen partai politik yang masih rendah. Menurut GKR Hemas, kebijakan partai politik masih belum peka dan ramah terhadap perempuan. Selain itu, dalam proses pengambilan keputusan pun para elit masih didominasi oleh para lelaki.

"Sehingga cukup sulit untuk perempuan dalam internal Parpol untuk bisa maju untuk turut mengawal proses kebijakan pemerintah atau masuk ke lembaga penting lainnya. Tapi, tetap tidak menutup bahwa ada juga parpol yang sudah peka terhadap peran perempuan," ujarnya.

Selain itu, tantangan bagi perempuan lain dalam hal masuk ke lembaga penyelenggara negara juga mengenai pembuktian kualitas kader perempuan. Masyarakat, menurut Hemas, masih memiliki pandangan rendah terhadap kualitas kader perempuan.

"Kualitas masih dipandang rendah sehingga banyak yang bertanya apakah kualitas atau kuantitas yang harus didahulukan. Ini tidak relevan. Menurut saya, keduanya harus didorong bersamaan," ujarnya.

Dalam seminar ini turut hadir pula Wakil Ketua KY, Sukma Violeta, Wakil Ketua Komisi Kejaksaan Agung RI, Erna Ratnaningsih, Wakil Ketua Ombudsman RI, Ninik Rahayu, dan anggota Komisi Kepolisian Nasional, Poengky Indarti. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya