Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengajak seluruh perempuan, khususnya dari Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara RI, untuk meneruskan semangat juang Raden Ajeng Kartini. Perempuan diharapkan membangun keadilan, memajukan bangsa dan negara kayaknya teladan R.A Kartini.
"Saya mengajak saudari semuanya untuk terus meneruskan semangat juang Kartini. Semangat juang untuk membangun keadilan, semangat juang untuk memajukan bangsa dan negara, dan semangat juang yang mementingkan seluruh rakyat Indonesia di atas kepentingan pribadi dan golongan,” tandas Presiden Jokowi saat memberikan amanat dalam Apel Bersama Wanita TNI dan Polisi di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Rabu pagi (25/4).
Peran perempuan di Tanah Air, sambung Jokowi, semakin besar. Tidak sedikit wanita yang menduduki posisi-posisi strategis di berbagai bidang, termasuk di struktur TNI dan Polri. Ia menyampaikan menyampaikan penghargaan dan harapan kepada anggota Korps Wanita TNI dan Polwan.
"Terima kasih atas kontribusi saudari dalam menjaga pertahanan dan kemanan negara kita. Terima kasih atas peran saudari yang terus meningkat dari waktu ke waktu," tutur Presiden.
Jokowi menggarisbawahi, semakin besarnya peran perempuan bukan karena belas kasihan, bukan pula lantaran ada kuota khusus perempuan yang ditetapkan pemerintah. Peran wanita semakin strategis karena masyarakat, pemerintah, dan negara membutuhkan sentuhan lebih besar dari perempuan.
"Dan juga dikarenakan peran wanita dalam memberikan rasa aman dan pelayanan prima kepada masyarakat," pungkasnya. Turut hadir dalam apel tersebut Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Gubernur DKI Anies Baswedan, serta ribuan wanita TNI serta Polwan. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved