Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan belakangan ini Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sudah membatasi dirinya untuk tidak terlibat dalam kegaduhan politik. Oleh karena itu, menurutnya wajar apabila hasil survei menunjukkan elektabilitas Prabowo turun.
Untuk diketahui, hasil survei Litbang Kompas menunjukkan elektabilitas Prabowo turun dari 18,2% menjadi 14,1%. Sebaliknya, elektabilitas Joko Widodo disebutkan naik dari 16,3% menjadi 55,9%.
"Pak Prabowo sudah membatasi diri untuk tidak berkontribusi membuat kegaduhan. Kalau kemudian ada survei yang mengatakan elektabilitasnya turun, yah kita bisa saja nanti minta Pak Prabowo supaya elektabilitas naik, supaya rakyat puas. Kami bisa minta Pak Prabowo setiap hari ngomong di media soal ketidakpuasan atas kinerja pemerintah dan lain-lain. Tapi nanti gaduh terus," papar Sufmi, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (24/4).
Pihaknya juga menilai hasil survei tersebut tidak wajar. Ia meminta agar lemabga survei lebih terbuka kepada publik terkait metodologi survei yang digunakan.
"Partai kami juga punya survei. Kami juga cek dari hari ke hari, apa yang dilakukan oleh Pak Prabowo. Kami juga ingin menang tapi dengan cara yang teduh dan tidak gaduh. Kami lakukan kerja-kerja, kader pun melakukan kerja. Tapi kalau nanti kami dibeginikan terus sama saja bangunin macan tidur. Nanti kami minta saja Pak Prabowo setiap hari kritik terhadap pemerintah, pasti elektabiltiasnya langsung naik," pungkasnya. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved