Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Jawa Barat, Saan Mustopa mengapresiasi semua pihak atas berjalannya sekolah kader Partai NasDem ke-13 di Kampus Akademi Bela Negara (ABN), Jakarta dengan lancar sejak Kamis 19 April 2018 sampai dengan hari ini.
Menurut Saan, ABN telah memberikan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang luar biasa selama empat hari tersebut kepada seluruh peserta. Melalui ABN, kata Saan, peserta juga bisa berinteraksi bukan hanya dengan peserta satu sekolahnya, tapi juga dengan peserta di luar sekolahnya.
“Ini penting, modal yang namanya jaringan dan persahabatan menjadi sangat penting ke depan. Modal ini akan sangat bermanfaat pada 5-10 tahun mendatang,” ujar Saan di ABN Partai NasDem, Jakarta, Minggu (22/4).
Ia berharap apa yang sudah didapatkan peserta selama berada di Kampus ABN bisa diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari. Saan melihat lewat video dokumenter yang sempat ditayangkan adanya kebahagiaan yang terpancar dari wajah para peserta ABN saat diberikan materi oleh para fasilitator.
Saan meyakini kecemasan yang sempat dirasakan para peserta dan orangtua peserta menjadi sirna setelah mengikuti kegiatan selama berada di Kampus ABN. Ia berharap para peserta kelak menjadi pribadi yang mandiri setelah mengikuti kegiatan di Kampus ABN ini.
“Maka yakinkan mereka semua bahwa yang namanya belajar politik, yang namanya politik, dan sekolah akademi di sini itu tidak seperti yang dibayangkan. Bahwa politik selain mulia, tapi politik juga membangun rasa kebahagiaan, ada keceriaan buat kita semua. Politik bukan sesuatu hal yang harus dihindari tapi bagian yang harus kita geluti dan dekati,” papar Saan.
Pihaknya juga berharap keceriaan dan kebahagiaan yang didapatkan di ABN ini terus dilakukan dan dapat ditularkan kepada semua pihak baik di sekolah, di lingkungan keluarga, dan di mana pun mereka berada.
”Penting, karena yang namanya perubahan hanya bisa terjadi kalau kesadaran yang kita miliki kita tularkan kepada orang lain,” paparnya.
Di hadapan ratusan peserta yang mengikuti sekolah Partai NasDem ke-13 ini, Saan mengaku terlambat mengenal politik. Padahal, lanjut dia, apa yang terjadi dalam politik tidak pernah lepas dari kehidupan sehari-hari.
“Begitu kita bangun maka kita akan berhadapan dengan proses politik, baik itu soal pendidikan, kesejahteraan, kesehatan dan infrastruktur. Saya menyadarinya terlambat. Tahun 1988 listrik belum ada di tempat saya Batujaya. Waktu itu tidak terpikir seperti sekarang apa yang menyebabkan listrik bisa masuk? Setelah kuliah baru menyadari, karena politik tidak memberikan dampak positif bagi kehidupan di sekitar Kecamatan Batujaya saat itu,” paparnya.
Dengan kesadaran berpolitik lebih awal, diharapkan para peserta bisa turut menggelorakan semangat perubahan. Saan juga berpesan agar para peserta tidak cepat puas dengan pendidikan sampai SMA, melainkan harus melanjutkan ke perguruan tinggi.
Menurut dia saat ini terbuka kesemptan agar bisa sekolah tinggi dengan adamya beasiswa. Ia berharap peserta tidak berhenti sekolah hanya karena alasan biaya.
“NasDem memberikan harapan. Semoga kelak kalian menjadi pemimpin masa depan yang lebih baik lagi,” pungkasnya. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved