Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Bukan Solusi, Wacana Pansus TKA Dinilai Beraroma Politis

Nur Aivanni
21/4/2018 19:51
Bukan Solusi, Wacana Pansus TKA Dinilai Beraroma Politis
(MI/RAMDANI)

WAKIL Ketua Fraksi NasDem DPR RI Johnny G Plate menilai bahwa pembentukan Pansus Hak Angket Perpres Tenaga Kerja Asing (TKA) bukan solusi. Johnny pun menilai ada aroma politisasi dalam rencana pembentukan pansus tersebut.

"Pasti lah (dipolitisasi), semua yang dilakukan presiden, hal yang baik seolah-olah tidak berpihak pada rakyat, hal yang baik sekalipun dipolitisasi. Apapun yang dilakukan oleh pemerintah jangan kemudian langsung, dianggap buruk, sekalipun kebijakan tersebut bermanfaat bagi masyarakat. Jika ada kebijakan yang baik, maka harus dibilang baik," kata Johnny saat dihubungi Media Indonesia, Sabtu (21/4).

Menurutnya, jika anggota dewan ingin mendapatkan penjelasan mengenai Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing, mereka bisa meminta klarifikasi pemerintah melalui Komisi IX. "Pansus bukan solusi. Masih ada alat kelengkapan dewan, masih ada Komisi IX untuk menjelaskan semuanya dan baca baik-baik dulu perpresnya," imbuhnya.

Sebaliknya jika ada kebijakan yang perlu penyempurnaan, Johnny mengajak anggota dewan sama-sama menyempurnakan kebijakan tersebut. Dia mengingatan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah harus dipandang secara proporsional, rasional, manfaat dan prosedural.

"Jangan karena anggota DPR ngomong seenaknya. Ngomong hal yang benar. Harus menguasai permasalahannya baru ngomong, jangan omong doang," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, wacana pembentukan Pansus TKA tersebut disuarakan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Ia menilai Perpres tersebut justru akan menyulitkan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya