Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Pekerja Desak Hanif Dhakiri Bebaskan LPI dari Nuansa Politik Muhaimin

Cahya Mulyana
18/4/2018 13:21
Pekerja Desak Hanif Dhakiri Bebaskan LPI dari Nuansa Politik Muhaimin
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri(ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)

MENTERI Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri didesak untuk memastikan Liga Pekerja Indonesia (LPI) tidak dimanfaatkan kepentingan politik. Pasalnya kompetisi tersebut bertujuan meningkatkan hubungan antarpekerja, pekerja dengan pengusaha serta pekerja dengan pemerintah.

“Dengan dengan sering hadirnya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar dalam hampir setiap pertandingan, bisa ditebak kegiatan sepak bola itu untuk kepentingan politik PKB yakni menggolkan ambisi Muhaimin untuk menjadi Wakil Presiden RI,” ungkap Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (Opsi), Timboel Siregar, (17/4).

Jika memang bertujuan meningkatkan hubungan baik antarpekerja, antara pekerja dan pengusaha, serta antara pekerja dan pemerintah, turnamen sepak bola tersebut dinilai bagus dan harus diterima.

"Namun, sangatlah licik dan tidak baik apabila kegiatan itu merupakan perwujudan dari kepentingan politik sangat. Itu namanya licik. Tidak bagus,” katanya.

Dia memaparkan, jika kehadiran Muhaimin dalam kegiatan LPI ialah sebagai mantan Menteri Ketenagakerjaan dan bukan dalam konteks politik, seharusnya semua mantan Menteri Ketenagakerjaan yang masih hidup seperti Theo L Sambuaga, Bomer Pasaribu, A.M. Hendropriyono, dan lain-lain pun turut diundang.

"Ya kita lihat Muhaimin terus yang hadir. Ya ini kepentingan politik,” pungkasnya.

Kementerian Ketenagakerjaan menyelanggarakan liga sepak bola pekerja di beberapa daerah dengan mengalokasikan dana APBN sekitar Rp 3,5 miliar. Dalam pelaksanaannya, Ketum PKB Muhaimin Iskandar hadir pada peresmian liga di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, 17 Desember 2017 dan beberapa daerah lainnya. Hingga kini, liga sepak bola yang memperebutkan Piala Presiden ini masih tetap berlangsung.

Hanif Dhakiri mengatakan, sebanyak 544 klub bola yang berasal dari kalangan pekerja dan perusahaan memperebutkan Piala Presiden Joko Widodo. Piala bergilir ini merupakan rangkaian kegiatan May Day 2018. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya