Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
KEHADIRAN tokoh agama di Indonesia punya peran penting dalam menjaga kerukunan antar umat beragama, terlebih di tahun politik saat ini. Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan Kementerian Agama (Kemenag) telah memberikan arahan kepada seluruh pemuka agama agar tidak terlibat dalam poltik praktis lewat ceramah kegaamaan.
Dengan adanya Pilkada serentak di 171 daerah dan Pemilu legislatif dan Presiden pada 2019 nanti, peran tokoh agama untuk menjaga kerukunan kian penting. Kemenag menekankan agar mereka tidak memberikan ceramah agama, terutama di rumah ibadah, yang dibumbui dengan nuansa politik praktis, seperti dukung-mendukung calon pemimpin tertentu.
"Karena itu peran FKUB (Forum Keberagaman Umat Beragama) sangat penting, harapannya bisa memberikan pencerahan di daerah masing-masing. Ceramah agama yang perlu ditekankan ialah ceramah agama yang punya substansi terhadap nilai-nilai universal agama atau ajaran-ajaran murni agama," kata Lukman dalam Rapat Koordinasi Nasional FKUB dan Kesbangpol Provinsi dan Kabupaten/Kota di Jakarta, Rabu (18/4).
Ia pun menekankan sembilan poin seruan ceramah agama yang dikeluarkan oleh Kemenag pada April tahun lalu. Jargon 'jangan bawa agama dalam poltik', menurut Lukman jangan diartikan sebagai larangan umat beragama untuk memisahkan urusan agama dan poltik. Tetapi, lebih kepada ajakan agar agama tidak dieksploitasi dan dimanipulasi untuk kepentingan poltik praktis dan pragmatis.
Di tahun politik, ujarnya, pemuka agama perlu menekankan nilai universal agama yang punya kesamaan antara satu agama dengan lainnya. Umat beragama pun dituntut kearifan dirinya menyikapi gelora keagaaman agar di tahun poitik lebih mengedepankan nilai-nilai universal keagamaan.
Ia menambahkan, agama bisa dilihat dari dua sisi, yaitu sisi luar dan sisi dalam. Lewat sisi luar yang berupa formalitas dan bentuk ajaran agama, akan banyak ditemukan perbedaan antar pemeluk agama satu dengan lainnya. Namun, bila dilihat dari sisi dalam, maka akan banyak kesamaan yang bisa dilihat.
"Sisi dalam agama berarti nilai-nilai yang diajarkan oleh agama masing-masing dan itu tidak ada perbedaan karena menjadi nilai universal seperti tidak boleh mencuri, berbohong, melindungi hak asasi manusia, dan persamaan di depan hukum," kata Lukman. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved