Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018, Partai NasDem akan berupaya bersama tim pasangan calon gubernur Ridwan Kamil dan wakil gubernur Uu Ruzhanul Ulum memenangkan kompetisi dengan target raihan suara 51%.
Kedua figur calon terebut dinilai sangat cocok dan dikagumi oleh masyarakat di Jabar. "Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum keduanya sebagai figur yang telah pengalaman dalam pemerintahan dan tentunya keduanya akan bersinergi dengan jaringan pemilih dari kota dan perdesaan. Kultur penduduk di di Jabar sendiri sangat cocok kepada keduanya untuk memimpin lima tahun kedepan," kata anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Tjahja Wandawa, Jumat (19/1).
Tjahja menambahkan Ridwan Kamil selama ini dikenal sebagai seorang intelektual yang nasionalis dan Uu sendiri mempunyai basis relegius Islami. Emil -panggilan akrab Ridwan Kamil- dan Uu diprediksi mampu meraih suara di perkotaan dan pedesaan.
"Sasaran yang akan diraih oleh tim sebagai pengusung kedua calon tersebut diantaranya akan dilakukan melalui kalangan ibu rumah angga (IRT) dan juga pemilih pemula. Karena selama ini pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya lebih dikenal secara melekat yakni gerbang desanya dengan cara menurunkan angka kemiskinan, pengangguran, membuka lapangan kerja, padat karya dan pembangunan infrastruktur berada di desa," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD NasDem Ciamis Nanda Juhanda mengungkapkan semua kader akan terus berupaya meraih suara terbanyak untuk calon pasangan Rindu dan tentunya itu akan dilakukan bersama tim mulai dari Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Hanura.(OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved