Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Wiranto Diminta Kembali Pimpin Hanura

Palce Amalo
16/1/2018 13:21
Wiranto Diminta Kembali Pimpin Hanura
(ANTARA/AKBAR NUGROHO GUMAY)

DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluarkan rekomendasi kepada Wiranto untuk kembali memimpin Hanura pasca dipecatnya Ketua Umum DPP Hanura Oesman Sapta Odang.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura NTT Jimmi Sianto mengatakan hanya Wiranto yang dapat menyelamatkan Partai Hanura.

Keputusan meminta Wiranto kembali menjadi ketua umum DPP Hanura tersebut merupakan hasil rapat DPD Hanura NTT bersama ketua dan pengurus DPC Hanura se-NTT di Kupang, Senin (15/1) malam. "Hasil rapat itu kami mau serahkan ke DPP Hanura," kata Jimmi, Selasa (16/1).

Untuk diketahui, DPD Hanura NTT termasuk yang membuat mosi tidak percaya terhadap Oesman Sapta Odang (OSO) karena dinilai memimpin Hanura secara otoriter. Selain itu, OSO dinilai tidak konsisten selama penjaringan pasangan calon kepala daerah yang berdampak Hanura tidak mengusung pasangan calon di tiga daerah di NTT.

Selain itu, Hanura NTT minta segera digelar Munaslub untuk memilih ketua DPP Hanura. Sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Hanura, munaslub dapat digelar jika dihadiri minimal dua per tiga DPD dan dua per tiga DPC Hanura.

Menurut Jimmi, OSO sempat mengeluarkan surat pemecatan tehadap ketua dan sekretaris DPD Hanura NTT, namun surat tersebut tidak sah karena ditandatangani oleh wakil sekjen, bukan ditandatangani sekjen.

"Surat pemberhentian saya itu ilegal. Sebelum dia (OSO) memecat saya, saya duluan yang memberikan mosi tidak percaya kepada dia," kata Jimmi. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya