Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Mahar Tidak, Dukung Prabowo 'Nyapres' Iya

Dwi Apriani
15/1/2018 20:25
Mahar Tidak, Dukung Prabowo 'Nyapres' Iya
(Ist)

CALON Gubernur Sumatra Selatan, Syaifudin Aswari Rivai mengklaim dirinya tidak memberi mahar sepersenpun pada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo seperti dugaan sebagian pihak atas pencaloannya di Pilkada 2018 ini.

Hanya saja Syaifudin mengakui dirinya maju sebagai Pilgub dan mendapat dukungan serta diusung Partai Gerindra murni demi memberikan dukungan kepada Prabowo untuk maju dalam Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

"Tidak ada mahar, saya tegaskan tidak ada uang yang diberikan ke Pak Prabowo. Apalagi ada isu yang beredaran miliaran. Satu rupiah pun saya tidak membayar ke Pak Prabowo," ungkap Aswari.

Ia mengatakan, dukungan dari Prabowo berdasar teori politik dimana apabila orang-orang yang diusung Partai Gerindra menang dalam Pilkada maka akan berimbas pada Prabowo sendiri. Dimana dapat mendukung Prabowo untuk mencalonkan diri menjadi Presiden selanjutnya.

"Saya memenuhi syarat, sudah 2 periode. Pengalaman. Dan mungkin Pak Prabowo punya feeling karena saya dekat dengan rakyat. Kita juga harus melihat Pilpres 2019 nanti," ungkap dia.

Aswari menuturkan, ia sudah menjadi Ketua DPD Gerindra sudah selama 3 tahun lalu. Ia mengaku saat ia diminta untuk menjadi Ketua DPD. "Pesan Pak Prabowo hanya minta bantu untuk pemenangan di Pilpres. Dan kita pasti mengarah kesana. Dalam kondisi ini, siapa yang menang baik Pilkada atau Pileg nantinya tentu akan mendukung Prabowo mencalonkan diri dalam Pilpres," tandasnya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya