Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM koalisi pengusung Ridwan Kamil (Emil)-Uu Ruzhanul Ulum tidak akan menunggu lama untuk terus mensosialisasikan pasangan tersebutpada Pemilu Gubernur Jawa Barat 2018. Meski belum dinyatakan lolos olehKomisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat, mereka akan mulai mengenalkan kandidat yang sering disebut dengan singkatan RINDU.
Juru bicara pasangan RINDU, Saan Mustopa, mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan langkah-langkah sosialisasi untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas kandidatnya. Pertama, kata dia, selama menunggu penetapan lolos tidaknya oleh KPU pada 12 Februari mendatang, pihaknya akan membawa Emil dan Uu untuk bergerilya ke berbagai daerah Jawa Barat.
"Sampai kampanye resmi dimulai, akan kita maksimalkan untuk sosialisasi ke daerah-daerah di Jawa Barat. Kita akan maksimalkan," kata Saan saat menemani RINDU menjalani tes kesehatan, di RSUP Hasan Sadikin, Bandung, Kamis (11/1).
Menurutnya, Emil dan Uu akan disebar ke berbagai daerah agar lebih dikenal lagi oleh masyarakat. "Akan kita bagi," katanya.
Hal ini diperlukan mengingat luasnya wilayah Jawa Barat sehingga tidak memungkinkan bagi pasangan calon untuk bersosialisasi di tempat yang sama. Sebagai contoh, Saan menyebut calon wakil gubernur, Uu Ruzhanul Ulum akan difokuskan untuk memperkuat di wilayah timur dan selatan Jawa Barat.
"Tasik, Ciamis, Banjar, Pangandaran, Kuningan. Nanti Kang Emil akan memperkuat di utara," katanya.
Dalam sosialisasi tersebut, masing-masing kandidat akan didampingi unsur partai yang memiliki basis suara di daerah tersebut. "Jadi partai mana yang kuat di utara? Basis utara banyak PKB, nanti didampingi PKB. Kang Uu di selatan. Kita maksimalkan sampai 12 Februari," pungkasnya.(OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved