Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pedagang helm di Jalan Raya Pekayon, Bekasi Selatan, Kota Bekasi ditangkap aparat Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Rabu (20/12). Penangkapan pria berinisial M, 31, diduga berkaitan dengan aksi teror di Markas Brimob Tanjung Priok, Jakarta Utara pada 2016 lalu.
Berdasar informasi yang didapat M diduga adalah otak pelaku teror di Mako Brimob Tanjung Priok. M yang menjadi buron sejak lama itu akhirnya ditangkap aparat di toko helm miliknya.
Aman Dalimunte, pemilik kios yang disewa M mengaku, selama ini tidak ada yang mencurigakan dari sosok M. Gelagatnya masih sama seperti penyewa kios lainnya.
“Tidak pernah ada gelagat yang mencurigakan dari M, kartu identitasnya pun dia serahkan waktu pendataan,” kata Aman.
Menurut Aman, M menempati kiosnya sejak tiga bulan lalu. Ia mengambil alih kontrakan pemilik sebelumnya.
"Kontraknya habis sampai Maret 2018, setahun nilai kontraknya Rp 22 juta," ujarnya.
Kapolres Metro Kota Bekasi, Kombes Indarto mengatakan, pihaknya hanya melakukan pengamanan luar dalam penggerebekan tersebut. Selebihnya ditangani oleh Densus 88 Antiteror Mabes Polri.
M diciduk aparat Densus 88 Antiteror Mabes Polri di tempat usahanya pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB. Belasan anggota berseragam lengkap masuk ke dalam kios yang dibuka sejak pukul 06.30 WIB tersebut. Penggerebekan itu mengundang perhatian warga setempat. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved