Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Deddy Mizwar tak Tahu Alasan Gerindra Tarik Dukungan

Christian Dior Simbolon
27/11/2017 19:48
Deddy Mizwar tak Tahu Alasan Gerindra Tarik Dukungan
(MI/ROMMY PUJIANTO)

CALON Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengaku tak mempersoalkan langkah Partai Gerindra menarik dukungan terhadapnya di Pilgub Jabar 2018. Namun demikian, Deddy berharap petinggi Gerindra bisa menjelaskan alasan penarikan dukungan tersebut.

"Saya enggak tahu (alasannya). Nah, itu sebaiknya ditanyakan kepada Gerindra. Tapi kan semua bisa terjadi dalam politik. Belum seminggu, tiba-tiba Gerindra cabut dukungan. Enggak perlu marah-marah kan? Namanya juga politik," ujar dia di Gedung Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Gatot Subroto, Jakarta, Senin (27/11).

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi menegaskan, pihaknya menolak mengusung pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu di Pilgub Jabar. Menurut Mulyadi, hal itu merupakan arahan dari Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Penolakan tersebut diduga disebabkan keputusan Deddy untuk menggandeng kader PKS Ahmad Syaikhu sebagai pasangannya di Pilgub. "Kan bisa dibicarakan di tingkat pimpinan pusat. Kenapa mesti berkoar-koar? Enggak tahu saya alasannya," cetus Deddy.

Meski tak didukung Gerindra, Deddy telah mendapat tiket untuk maju di Pilgub Jabar karena mengantongi dukungan dari PKS, Partai Demokrat dan PAN. Kendati demikian, Deddy mengaku bakal tetap membuka komunikasi dengan Gerindra.

"Kita fokus dengan koalisi dengan tiga partai sambil komunikasi dengan Gerindra terus dilakukan. Tapi, mungkin tingkat pimpinan parpol yang lakukan komunikasi intens," ujarnya.

Lebih jauh, Deddy mengatakan, ia bakal menggelar safari politik ke sejumlah parpol baru untuk memantapkan dukungan pencalonannya. "Ada Perindro, Partai Berkarya, PSI dan partai-partai lainnya. Supaya lebih memantapkan dukungan saja," tandasnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya