Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Sayembara Berhadiah Rp1 Miliar Bergulir

21/11/2017 10:45
Sayembara Berhadiah Rp1 Miliar Bergulir
(MI/ARYA MANGGALA)

PENCARIAN orang atau buron kerap disertai iming-iming hadiah bagi yang berhasil menemukan.

Kisah pencarian tersangka kasus dugaan korupsi proyek KTP-E Setya Novanto yang berujung pada kecelakaan lalu lintas yang menimpa Novanto pun demikian.

Tapi, tunggu dulu, sayembara itu bukan untuk menemukan Novanto yang kini meringkuk di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sayembara itu dalam rangka mendapatkan perusak karangan bunga yang dikirim untuk Novanto.

Saat dirawat di RSCM sejak Jumat (15/11) hingga Minggu (17/11) malam, Novanto memang mendapat kiriman sejumlah karangan bunga.

Salah satunya bertuliskan ucapan bernada satir, 'Semoga lekas Sembuh - PAPA TIANG LISTRIK #SAVE TIANG LISTRIK'. Di bagian bawah tertulis 'SAM ALIANO'.

Karangan bunga itu kemudian dirusak, tidak diketahui siapa pelakunya.

Rupanya, si pengirim yang merupakan pengusaha Sam Aliano tidak rela karangan bunga darinya dirusak.

Aliano menyatakan akan mengadukan ke Bareskrim untuk mencari pihak misterius yang merusak karangan bunganya.

Bahkan, ia bersedia memberikan imbalan hingga Rp1 milar bagi pihak yang dapat menangkap atau memberikan informasi yang valid terkait siapa perusak karangan bunga itu.

"Saya bersedia memberikan hadiah sebesar Rp1 miliar kepada siapa pun yang tahu keadaan pria itu atau memberikan informasi atau menangkap pria itu. Ini bukan masalah harga, tetapi masalah harga diri bahwa bunga itu dirusak oleh seseorang atau bersama-sama. Itu melanggar hukum. Karena itu saya ingin melaporkan hal itu ke Bareskrim Polri," tegas Aliano, saat ditemui di Gedung KPK, Jakarta, kemarin.

Aliano datang untuk mengantarkan karangan bunga.

Isi karangan bunganya kali ini mengucapkan selamat kepada KPK atas kinerja lembaga tersebut.

Ia menyampaikan harapan KPK tetap tegak berdiri seperti tiang listrik yang ditabrak mobil yang ditumpangi Setya Novanto.

Pada Minggu (17/11) malam, KPK mencabut pembantaran penahanan Novanto.

Pria yang menjabat ketua DPR tersebut kemudian dibawa ke rumah tahanan KPK.

Esok harinya, kemarin, sejumlah karangan bunga kembali berdatangan ke gedung KPK. (Dro/P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya